Rabu, 28 September 2016
Home/ Berita/ Milad 'Aisyiyah, Mulai Aksi Sosial Hingga Tabligh Akbar

Milad 'Aisyiyah, Mulai Aksi Sosial Hingga Tabligh Akbar

 

Denpasar - Jelang usianya yang akan 1 Abad, Aisyiyah memantapkan dirinya sebagai organisasi sosial keagamaan yang peduli dengan persoalan bangsa. Pimpinan Wilayah Aisyiyah Bali menggelar serangkaian acara memperingati miladnya ke 97.
 
Kegiatan yang dilakukan ialah aksi sosial penyantunan dan Gerakan Makanan Bergizi untuk Lansia di sekitar Denpasar, aneka lomba-lomba seperti hafalan surat pendek untuk siswa TK Aisiyah se Bali, Tartil Quran untuk guru TK Aisyiyah seluruh Bali, Tartil untuk PDA, PCA dan PRA se Bali, serta menulis cerpen Islami untuk guru, pimpinan, anggota Aisyiyah.
 
Selain itu dilaksanakan juga kajian maraknya budaya perceraian, seminar tentang koperasi dan pemberdayaan ekonomi perempuan, serta penyuluhan pembuatan dan pengemasan makanan layak jual. Di samping itu dilaksanakan konsolidasi organisasi dan sosialisasi hasil Rakernas serta Tabligh Akbar sebagai puncak acara menghadirkan Ketua Pimpinan Pusat Aisyiyah sekaligus Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta, Prof Dr Hj Masyitoh Chusnan, M.Ag, Ahad (2/10/2011) di Hotel Grand Shanti Denpasar.
 
Menurut Ketua SC Milad Aisyiyah PWA Bali, Ir Taqwalin, rangkaian acara Milad ini sengaja dikemas mengingat secara organisatoris Aisyiyah merupakan komponen bangsa yang ikut bertanggung jawab untuk memajukan bangsa dengan berkiprah di segala bidang kehidupan. “Untuk itu, di Bali, sebagai mitra pemerintah, program kami sejalan dengan program pemerintah antara lain pembentukan pendidikan berkarakter, peningkatan ekonomi umat, lingkungan hidup, tamanisasi, dan penanggulangan HIV / AIDS,” papar Taqwalin.
 
Taqwalin menambahkan, persoalan kemasyarakatan di Bali perlu mendapat perhatian serius oleh seluruh komponen masyarakat termasuk di dalamya
Aisyiyah. Cukup banyak persoalan yang dihadapi Bali saat ini, antara lain kemiskinan, pengangguran, korupsi, rendahnya kualitas perempuan, human
trafficking, kesenjangan spiritualitas, dan lain-lain. Tema Milad kali ini adalah Pembangunan Karakter Bangsa untuk Penguatan Ekonomi dan Peningkatan Kesejahteraan Ummat. Sementara konsolidasi organisasi mengambil tema, Peneguhan Ideologi, Kompetensi dan Intregritas Kader, Aisyiyah menuju Masyarakat Madani.
 
Dalam Tabligh Akbar, tausiyah yang disampaikan Ketua PP Aisyiyah, Prof. Dr. Masyitoh Chusnan menyampaikan bahwa proses pembangunan karakter
bangsa harus dimulai dari peningkatan kualitas ekonomi masyarakatnya sertapeningkatan kesejahteraan ummat, sehingga masyarakat ini bisa lebih menjadi sejahtera. Khususnya peran Aisyiyah sangatlah ditunggu-tunggu oleh masyarakat untuk segera membuktikan gerakannya terutama pada masalah perempuan Indonesia saat ini. (dzar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *