|
Makassar- Kebiasaan Masyarakat Makassar yang selalu meluangkan waktunya minum kopi di warung-wrung kopi, membuat majelis pemberdayaan masyarakat Sulawesi Selatan menggunakan kebiasaan tersebut sebagai media pertemuan membahas gerak langkah MPM Muhammadiyah Sulsel ke depan, termasuk rencana panen raya kakao atau coklat di Kabupaten Wajo, Sulsel. Hal tersebut diungkapkan ketua MPM Muhammadiyah Propinsi Sulawesi Selatan, Prof.Dr.HM.Siri Dangnga,MS, di warung kopi Cappo Jl.Sultan Alauddin 50 Makassar , Selasa ( 10/11/2009). Warung Kopi dan masyarakat Makassar adalah hal yang tidak bias dilepaskan, bagi masyarakat Makassar warung kopi merupakan tempat paling menyenangkan untuk melakukan berbagai aktifitas seperti rapat, konferensi pers, hingga deal-deal politik dengan pejabat. Menurut Siri, menyongsong Muktamar Muhammadiyah, MPM Muhammadiyah Sulsel, mendapatkan amanah yang yang berat yakni pelaksanaan panen raya di kabupaten Wajo untuk komoditi kakao, padi sawah,durian,palawijah, dan tambak Ikan yang merupakan program nasional menyongsong pelaksanaan muktamar. Menurut Siri, MPM Sulsel selama ini sangat concern dalam pembinaan petani,nelayan,buruh,dan guru, hal tersebut terbukti dengan banyaknya program yang telah terealisasi dengan baik, seperti pembinaan petani kakao di beberapa kabupaten seperti, Wajo,Palopo,Luwu,Luwu Utara,Luwu Timur, dan Bone, dan selain itu juga, terdapat program keaksaraan dan pendampingan home industri di Makassar dan Palopo. (mac)
|
ok dr Taufiq saya sangat setuju dan&n...
Assalamu'alaykum wr. wb. Kiranya mod...
di tempat saya di daerah muntilan sus...
spemuventa 2010 semangaat
Oh ya kalau begitu bagaimana kalau ki...