Kamis, 27 Juni 2019
Home/ Berita/ Marak Isu Klitih, SMA Muha Lakukan Pembinaan Terhadap Siswa

Marak Isu Klitih, SMA Muha Lakukan Pembinaan Terhadap Siswa

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA– Isu akhir-akhir ini di Kota Yogyakarta perihal Klitih membuat beberapa kalangan masyarakat khawatir, terlebih apabila pelakunya adalah pelajar. Menghadapi isu terhadap pihak kepolisian melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah Muhammadiyah yang ada di Kota Yogyakarta. Salah satunya yakni SMA Muhammadiyah 2 (Muha) Yogyakarta.

Kunjungan ke SMA Muha ini dilakukan pada Selasa (3/1) bertempat di Ruang Pertemuan SMA Muha. Pembinaan ini dilakukan oleh Slamet Purwo, Kepala Sekolah SMA Muha, Yugi Bayu, Kapolsek Umbulharjo, dan Kompol Paino Kasat SDM Polresta Yogyakarta. Kegiatan pembinaan ini diikuti oleh lima puluh peserta yang diindikasi memiliki kecenderungan melakukan kerawanan perilaku.

Agus, Kesiswaan SMA Muha mengatakan kunjungan ini dilakukan pihak kepolisisan ke hampir seluruh sekolah di Kota Yogyakarta karena melihat isu akhir-akhir ini yang membuat cemas masyarakat. “Kami pihak sekolah sebenarnya juga telah melakukan pembinaan rutin pada seluruh siswa untuk menanggulangi persoalan Klitih di Yogyakarta,” kata Agus.

Agus menambahkan dalam pembinaan yang dilakukan sekolah dan polisi kemarin ada tiga poin penting yang disampaikan, yang pertama adalah para siswa diingatkan tentang tujuannya bersekolah di SMA Muha tidak lain untuk belajar dan mempersiapkan masa depan.

“Yang kedua, kami juga menyampaikan bahwa seluruh kegiatan di sekolah bertujuan untuk mewadahi potensi seluruh siswa dengan berbagai macam ekstrakulikuler dan lainnya, sedangkan harapannya kegiatan diluar sekolah dapat diminimalisir,” jelas Agus.

Ia mengatakan poin yang ketiga adalah yang paling utama yakni siswa diharapkan tidak mengikuti hal-hal negatif yang dipicu oleh informasi dari media sosial. Sedangkan yang keempat, pihak kepolisian akan menindak tegas seluruh pihak yang melakukan kejahatan.

“Kami pihak sekolah tentunya berharap dengan pembinaan yang kami lakukan ini, siswa akan sadar dan memahami tujuan belajar di SMA Muha dan tidak mengikuti hal-hal negatif seperti tawuran dengan pelajar manapun,” ujar Agus. (syifa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *