cool hit counter
gambar

Adakan Seminar Internasional, UMM Gandeng University Sains Malaysia

Sabtu, 03-03-2012
Dibaca: 326

 

Malang- Jurusan Hubungan Internasional (HI) Universitas Muhammadiyah Malang membuat terobosan lagi. Kali ini HI UMM mendatangkan beberapa mahasiswa dan dosen dari USM (Universiti Sains Malaysia) untuk suatu kerjasama, Selasa (28/02). HI UMM mengadakan seminar internasional bersama yang bertema “Kearifan Lokal dalam Membangun Hubungan Indonesia-Malaysia”. Seminar kali ini juga juga dihadiri mahasiswa HI dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Universitas Jember (Unej), dan Universitas Brawijawa Malang.

 

Tujuan seminar bersama UMM dan USM ini untuk menjalin kerjasama dalam bidang pendidikan. Mohammad Zaini Abu Bakar PhD, Penyerasi Rancangan Hubungan Etnik USM mengungkapkan bahwa pendidikan menjadi jalan tepat dalam mempererat hubungan Indonesia-Malaysia. “Dalam bebagai sistem kedua negara juga harus diperbaiki, karena kadang-kadang hubungan kita dalam keadaan sejuk, kadang juga panas,” katanya.

 

Zaini menambahkan, aspek kerjasama ini bisa di kembangkan dengan membentuk suatu kompetiti yang kuat. Dengan pendidikan hubungan kedua negara ini bisa semakin membaik. Selain itu tujuan kedatangan adalah bagaimana kerjasama itu bisa dibangun dengan kemajuan yang selaras.

 

Selain itu dalam diskusi akademik para dosen kedua negara tersebut membicarakan tentang pertukaran mahasiswa program Strata Satu yang akan dikembangkan menjadi progam akademik. Bagi mahasiswa semester akhir beasiswa juga bisa berbentuk melanjutkan skripsi di USM, dengan syarat judul yang sama.

 

Dalam Keynote Speech dengan tema ”Kearifan Lokal dalam Pengaruh Globalisasi”, yang Dr. Vina Salviana menjelaskan segala sesuatu sudah direkayasa oleh globalisasi itu sendiri, kadang globalisasi juga bisa memperkeruh suasana.“Kita adalah bangsa yang kontemporer dan tidak mungkin bisa membebaskan dari pengaruh globalisasi. Kita tahu globalisasi dengan sendirinya berpengaruh terhadap hubungan antar bangsa, termasuk hubungan antar bangsa Indonesia dan Malaysia,” jelas Kepala Prodi Magister Sosiologi.

 

Senada dengan hal itu Dekan FISIP UMM, Dr. Wahyudi mengatakan bahwa globalisasi tidak bisa kita hindari, namun harus ada konsekuensi yang akan diterima dari globalisasi itu sendiri. Wahyudi menambahkan untuk selalu menunjukkan nilai-nila lokal sebagai bangsa Indonesia, tetap menerima globalisasi tersebut tapi tanpa mengesampigkan budaya lokal.

 

Ketua Jurusan HI FISIP UMM, Tony Dian Effendy, berharap dari acara impian antara mahasiswa Indonesia dan mahsiswa Malaysia untuk lebih meningkatkan kerjasama, persahabatan dan menuju kemajuan bersama bisa terwujud melalui bidang pendidikan. 



Tags: muhammadiyah, universiti sains Malaysia, usm, seminar
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori: universitas muhammadiyah malang

Pilih Artikel


Apakah artikel tersebut menarik bagi saudara?
Sangat Menarik Menarik Cukup Menarik Kurang Menarik

0 Komentar


Beri Komentar


Kalau saudara semua tertarik untuk memberikan komentar terhadap berita atau artikel di atas, kami mohon agar memberikan komentar yang santun untuk kemajuan Persyarikatan Muhammadiyah di masa yang akan datang. Isi komentar terserah dari pembaca, tapi jika dinilai kurang layak tampil oleh pengelola website, maka kami akan menghapusnya.
*) Harus Diisi

Nama * Email *

Website

Tulis Komentar *
Kode *

Berita Lain



iklan

Berita Terpopular

Terkait Adanya pertanyaan di kalangan beberapa orang anggota masyarakat tentang lebaran besok Sel ... selengkapnya
Kuala Lumpur- Muhammadiyah bukanlah kelompok Islam minimalis, tetapi Muhammadiyah ialah kelompok ... selengkapnya

Daftar Newsletter

Tetap terkini dengan berita terbaru dari Muhammadiyah

Bacaan Sehari-hari

Tidak Ada
iklan
img
img
img
img
img
img
img

Halaman Advertorial

right left
  • img
  • img
  • img
  • img