cool hit counter
gambar

Said Tuhuleley: Harga Pangan Naik, Tetapi Petani Tetap Miskin

Sabtu, 26-03-2011
Dibaca: 1640

Surakarta- Ketua MPM PP Mummadiyah, Said Tuhuleley, memaparkan sekitar 60% penduduk Indonesia bekerja pada sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Namun demikian, sebagian besar masyarakat pada ketiga sektor tersebut justru menjadi rakyat miskin di negeri ini.

Hal tersebut diungkapkan dalam Semiloka Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah dan Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Perguruan Tinggi Muhammadiyah se-Indonesia, di Kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (26/3/2011).Menurut Said, sebagai negara Agraris yang memiliki sumber daya alam melimpah, mayoritas penduduk Indonesia bermata pencaharian sebagai petani. Selain sektor pertanian, sebagian besar penduduk juga mendominasi sektor peternakan dan perikanan.

Sayangnya, realitas nasib mereka yang berada dalam ketiga sektor tersebut menunjukkan hal berbeda dengan kekayaan alam negeri ini, karena mayoritas penduduk adalah rakyat miskin. “Sekitar 60% penduduk Indonesia bekerja pada sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Namun demikan, justru sebagian besar mereka adalah rakyat miskin,” ungkapnya.

Sebagai contoh, pertanian rakyat, seperti tanaman pangan misalnya, telah mengalami leveliing-off. Pertanian dan masyarakat tani mengalami proses pemiskinan sistemik dan masif sehingga berapa pun input yang diberikan, produksi padi petani tidak bertambah. Hal ini ditambah dengan musim tak menentu saat ini yang menjadikan munculnya kegagalan panen bagi para petani. “Oleh karenanya, MPM perlu memberikan perhatian lebih serius pada advokasi kebijakan publik yang tidak sensitif dan akomodatif terhadap kehidupan rakyat miskin yang terpinggirkan ini,” terang Said.  Dengan upaya ini, diharapkan kapasitas, daya saing, posisi tawar, dan intensitas pemberdayaan terhadap masyarakat golongan ini dapat meningkat.



Tags: petani miskin
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori: mpm pp muhammadiyah

Pilih Artikel


Apakah artikel tersebut menarik bagi saudara?
Sangat Menarik Menarik Cukup Menarik Kurang Menarik

0 Komentar


Beri Komentar


Kalau saudara semua tertarik untuk memberikan komentar terhadap berita atau artikel di atas, kami mohon agar memberikan komentar yang santun untuk kemajuan Persyarikatan Muhammadiyah di masa yang akan datang. Isi komentar terserah dari pembaca, tapi jika dinilai kurang layak tampil oleh pengelola website, maka kami akan menghapusnya.
*) Harus Diisi

Nama * Email *

Website

Tulis Komentar *
Kode *

Berita Lain



iklan

Berita Terpopular

Terkait Adanya pertanyaan di kalangan beberapa orang anggota masyarakat tentang lebaran besok Sel ... selengkapnya
Kuala Lumpur- Muhammadiyah bukanlah kelompok Islam minimalis, tetapi Muhammadiyah ialah kelompok ... selengkapnya

Daftar Newsletter

Tetap terkini dengan berita terbaru dari Muhammadiyah

Bacaan Sehari-hari

Tidak Ada
iklan
img
img
img
img
img
img
img

Halaman Advertorial

right left
  • img
  • img
  • img
  • img