Senin, 17 Juni 2019
Home/ Berita/ Din Syamsuddin : Muhammadiyah Tidak Anti Kesenian

Din Syamsuddin : Muhammadiyah Tidak Anti Kesenian

 

Jakarta- Ketua umum PP Muhammadiyah, Prof. Din. Syamsuddin MA, sangat menyambut baik digelarnya Pameran Seni Rupa yang bertajuk Kepada Matahari di Gedung Utama UHAMKA, Pasar Rebo, Jakarta pada 9-11 Januari 2012. Pameran yang menampilkan 46 seni rupa dan kaligrafi karya 10 seniman Muhammadiyah ini menurut Din Syamsuddin menunjukkan bahwa Muhammadiyah telah memberikan pencerahan seni dan budaya kepada umat Islam.
 
 
“Karya seni rupa dan kaligrafi yang dihasilkan oleh seniman Muhammadiyah harus mampu memberikan paradigm sejati tentang seni itu sendiri. Seni bukanlah apa yang dikatakan oleh peradaban Barat sebagai suatu kebebasan dan seni untuk seni,” ujar Din dalam sambutannya pada Pameran Seni Rupa Seniman Muhammadiyah Senin (09/01/2012).Seni bagi Islam, lanjut Din haruslah memiliki tujuan. Seni adalah untuk Ilhi. Seni untuk dakwah. Dan seni sebagai jalan untuk menegakkan dakwah kultural. Seni yang dihasilkan oleh seniman muslim haruslah berisikan nilai-nilai etika dan estetika, serta mendorong tegaknya  moralitas.
 
 
Din meminta kepada seniman Muhammadiyah untuk tidak berhenti berkarya. Para seniman harus terus menciptakan seni untuk memberikan pencerahan kepada umat.Dengan digelarnya pameran seni rupa ini, Din menegaskan bahwa Muhammadiyah tidak anti kesenian. Seni itu wajib dalam upaya untuk mengajak manusia dekat dengan Ilahi. Seni dan budaya yang ditampilkan para seniman dapat dijadikan sarana dakwah yang efektif. Seni untuk ibadah dan seni untuk dakwah Islamiyah. Din mengajak Lembaga Seni Budaya dan Olahraga yang dikoordinir oleh anggota PP Muhammadiyah, H. Syukriyanto AR untuk terusmenularkan virus berkesenian di lingkungan Muhammadiyah. Penularan virus ini tidak hanya di kalangan atas tetapi juga di kalangan bawah Muhammadiyah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *