Rabu, 21 Oktober 2020
Home/ Berita/ Muhadjir Effendy : Pengembangan Sekolah Vokasi Menjadi Prioritas Pemerintah

Muhadjir Effendy : Pengembangan Sekolah Vokasi Menjadi Prioritas Pemerintah

MUHAMMADIYAH.OR.ID, KLATEN- Menteri  Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy akan memberikan prioritas untuk pengembangan sekolah kejuruan. Hal tersebut dikemukakan dihadapan para Kepala Sekolah Muhammadiyah  di Klaten saat mengunjungi  SMK Muhammadiyah 1 Klaten Utara pada Rabu (10/8).

Sebelumnya Muhadjir telah melakukan lawatan ke SMA Muhammadiyah 1 Imogiri Bantul dalam rangka melaunching mobil hybird karya siswa SMK Muhammadiyah 1  Imogiri Bantul.

“Muhammadiyah memiliki reputasi yang baik terhadap pengelolaan sekolah Muhammadiyah, reputasi ini harus dipertahankan dengan meningkatkan kerja keras dalam mengelola amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan ini,” ungkap Ketua PP Muhammadiyah tersebut.

Menurut Muhadjir, terkait dengan pengembangan SMK, Presiden Jokowi telah mengamanatkan agar memberikan prioritas kepada sekolah vokasi (kejuruan), diperhatikan pembinaan dibidang keahliannya karena peluang kerja semakin hari semakin banyak dan SMK di Indonesia banyak yang ketinggalan.

“Saya berharap SMK di Klaten dengan jumlah yang ada dapat membuka program keahlian yang sesuai dengan kebutuhan pasar, yang sudah jenuh jangan dipaksakan harus ada penyegaran”,ungkap Muhadjir.

Selain itu, hendaknya SMK dapat terus menaikkan great nya yang semakin tinggi.  Kalau selama ini sertifikasi ISO SMK masih menggunakan nasional seharusnya sudah berfikir standarisasi ISO bertaraf internasional.

“Ini  upaya agar lulusan sekolah kejuruan memiliki kualitas yang mampu terserap di dunia kerja bahkan sampai ke luar negeri,” lanjut Muhadjir.

Selain itu, hal yang harus menjadi perhatian sekolah SMK yaitu dalam hal peningkatan kualitas guru. “Guru harus bekerja profesioanl, tak perlu ganti-ganti kurikulum, karena yang terpenting adalah kualitas pendidik,” jelas Muhadjir.

“Kedepannya kurikulum ditentukan oleh guru, karena guru yang tau bagaimana dan apa yang dibutuhkan anak didiknya,” tutup Muhadjir. (mona)

 

Redaktur: Adam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *