Selasa, 31 Maret 2020
Home/ Berita/ Hubungi Kapolri, Ketua Umum Inginkan Kepolisian Lindungi Aset Muhammadiyah

Hubungi Kapolri, Ketua Umum Inginkan Kepolisian Lindungi Aset Muhammadiyah

MUHAMMADIYAH.OR.ID, Surakarta – Haedar Nashir, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengatakan bahwa dirinya telah menghubungi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) dan meminta pihak aparat keamanan memberikan perlindungan terhadap asset Muhammadiyah yang sah secara hukum. Hal tersebut dilakukan terkait dengan unjuk rasa yang dilakukan karyawan Rumah Sakit Islam Purwokerto dan ormas tertentu yang mengklaim kepemilikan RSI.

Menurutya, PP Muhammadiyah melalui Ketua Umum, Sekretaris Umum, dan  Anggota berkomunikasi dan berkoordinasi langsung dengan Kapolri, petinggi ormas , dan pihak lain di luar yang  terkait dalam aksi sepihak Karyawan dan ormas tertentu atas masalah RSI Purwokerto. Haedar menambahkan, klaim yang menyatakan RSI Purwokerto bukan milik Muhammadiyah adalah tidak benar, dan telah dikuatkan dengan putusan pengadilan beberapa waktu lalu. “RSI Purwokerto adalah milik Muhammadiyah melalui Yayasan RSI yang dibuat oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah,” tegasnya.

(baca juga: Sejarah Panjang RSI Purwokerto)

Haedar Nashir menjelaskan bahwa koordinasi internal Muhammadiyah termasuk dengan  Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) dan unsur Persyarikatan lainnya juga telah dilakukan sebagai upaya penyelamatan aset muhammadiyah, dan termasuk juga untuk menciptakan suasana yang kondusif.

(baca juga: KOKAM Fardhu 'Ain Selamatkan Aset Muhammadiyah di Banyumas)

“Untuk itu, bagi para kader Muhammadiyah diharapkan untuk  tidak memberi himbauan dan melakukan langkah-langkah yang tidak kondusif, semuanya terkoordinasi melalui Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyumas dengan tim yang telah ditunjuk dalam rapat koordinasi PDM dan PWM Jawa tengah dengan  PP Muhammadiyah.

Haedar Nashir lebih lanjut memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan dan bantuan para tokoh dan kader Muhammadiyah dalam menyelesaikan masalah RSI dan meminta semua pihak mengedepankan sikap dan langkah yang elegan, damai, serta tegas dalam bingkai hukum dan ketertiban yang sama-sama dijunjung tinggi. (mac)

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *