cool hit counter

Persyarikatan Muhammadiyah

gambar
Minggu, 23 Oct 2011 | 18:31 WIB |
Dibaca: 1649

IPM Sulsel Gelar TM III Se-Indonesia Timur

Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Sulawesi Selatan akan menggelar Pelatihan Kepemimpinan Tingkat Lanjut (PK TM III) se-Indonesia Timur. Kegiatan tersebut akan digelar pada tanggal 11-17 November 2011 di Kota Palopo.

 

Ketua PW IPM Sulsel, Zamri Sampe menjelaskan bahwa  TM III adalah wahana kaderisasi untuk menyiapkan calon pimpinan bangsa, ummat maupun pimpinan Muhammadiyah. “Melalui perkaderan inilah kami menyiapkan calon pemimpin bangsa, umat dan persyarikatan,” tambah Zamri.

 

Kegiatan ini akan menghadirkan peserta yang berasal dari Pimpinan Wilayah IPM se-Indonesia Timur. “Sampai saat ini Sulsel masih dianggap kawah candradimuka kaderisasi IPM, makanya teman-teman se-Indonesia Timur dengan antusias mengutus pesertanya ikut TM  III di Sulsel,” pungkas nakhoda IPM Sulsel ini.

 

Zamri melanjutkan bahwa perkaderan tersebut akan diarahkan pada elaborasi tentang Islam Berkemajuan. “Kami sedang mencoba menerjemahkan Ideologi Muhammadiyah, yakni Islam Berkemajuan sebagai bingkai gerakan pelajar kreatif yang kami usung,” tutur Mahasiswa UIN Alauddin ini.  

 

Sedangkan Ketua IPM Palopo, Andi Sugandi memaparkan kesiapannya untuk menyemarakkan perkaderan nasional ini dengan menggelar Temu Alumni Angkatan Muda Muhammadiyah se-Luwu Raya. “Temu Alumni ini akan menghadirkan Ketua Alumni IPM Sulsel, H. Ashabul Kahfi,  dan alumni IPM lainnya seperti Bukhari Kahar Mudzakkar dan Rahmat Masri Bandaso,” papar Sugandi.


Tags:
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori:

Pilih Artikel


Apakah artikel tersebut menarik bagi saudara?
Sangat Menarik Menarik Cukup Menarik Kurang Menarik

0 Komentar


Beri Komentar


iklan

Berita Terpopular

Jakarta - Kementerian Agama harus tetap ada dan namanya jangan diubah. Ini bagian dari sejarah ba ... selengkapnya
Yogyakarta- Panitia Pusat dan Wilayah Muktamar Muhammadiyah ke Empat Puluh Tujuh di Makassar bert ... selengkapnya

Daftar Newsletter

Tetap terkini dengan berita terbaru dari Muhammadiyah

Bacaan Sehari-hari

Dalam membangun demokrasi diperlukan pendidkan demokrasi. Pendidikan demokrasi hanya akan lahir dalam pendidikan yang demokratis. Oleh karena itu, demokratisasi pendidikan Indonesia merupakan keniscayaan.
[HM. Zamroni]
iklan