Minggu, 24 Maret 2019
Home/ Berita/ Karakter Muhammadiyah, Lihat Penyelewengan Tak Mau Tinggal Diam

Karakter Muhammadiyah, Lihat Penyelewengan Tak Mau Tinggal Diam

Bangka –Muhammadiyah tidak akan tinggal diam dalam hal pemberantasan Korupsi dan penyimpangan yang terjadi pada bangsa dan negara ini. Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agung Danarto menegaskan karakter Muhammadiyah jika melihat ada penyimpangan atau penyelewengan Muhammadiyah tidak mau tinggal diam.

"Sudah menjadi pengetahuan umum juga kalau beberapa tokoh Muhammadiyah termasuk vokal berkaitan dengan penyelewengan," tegas Agung, Jumat (27/11/2015) malam di Rumah Dinas Bupati Bangka.

Ia mencontohkan ketika Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Amien Rais melihat penyelewengan pada masa orde baru maka berdiri paling depan untuk memberantasnya. Begitu juga putra Muhammadiyah yang pernah menjadi Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas, Ketua PP Muhammadiyah saat ini,  ketika melihat terjadi penyelewengan bahkan dilakukan oleh kalangan Muhammadiyah sendiri tetap menegakan hukum.

Menurutnya, Muhammadiyah harus bergandengan tangan dengan pemerintah karena program-program Muhammadiyah seiring sejalan dengan program yang dilaksanakan pemerintah.

 

Muhammadiyah Bangka, Semakin Mengalami Kemajuan

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Babel,  Abdul Karim Syamsuri mengakui selama lima tahun ini banyak kemajuan yang diperoleh Muhammadiyah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Lima tahun kaderisasi ini untuk pemberdayaan ekonomi, alhamdulillah majelis ekonomi mampu membentuk koperasi BTM Surya Sejahtera sehingga bisa menopang ekonomi," kata Karim dalam sambutannya saat membuka Musyawarah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah ke-4, Sabtu (28/11/2015) di Gedung Wanita Sungailiat.

Selain itu sekarang telah berdirinya Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah yang sekarang memiliki sebanyak 920 mahasiswa dengan sarana dan prasarana yang baik.

"Ini patut disyukuri bagaimana membangun universitas ke depan," ungkap Karim.

Pembangunan rumah sakit ia berharap bisa terlaksana pada periode 2015-2020 karena rumah sakit bagian dari pelayan terhadap umat."Kita harap lebih baik ke depan dengan kekompakan, semangat dan perhatian para kader dan pengurus Muhammadiyah," harap Karim.

Menurutnya, kegiatan yang dilakukan Muhammadiyah selama ini bisa mengembangkan hal-hal lebih berkualitas sehingga bisa memberdayakan perekonomian di kalangan Muhammadiyah.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *