cool hit counter

Persyarikatan Muhammadiyah

gambar
Minggu, 28 Aug 2011 | 18:45 WIB |
Dibaca: 11337

PP Muhammadiyah Keluarkan Instruksi Pelaksanaan Sholat dan Maklumat Jelang Idul Fitri

 

Yogyakarta-Menjelang hari raya Idul Fitri 1432H, Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengeluarkan Maklumat menjelang Idul  Fitri dan sekaligus surat Instruksi pelaksanaan sholat Idul Fitri. Sesuai dengan Maklumat PP Muhammadiyah sebelumnya , mengenai penetapan awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijah 1432 H, 1 Syawal 1432H jatuh pada tanggal Selasa Kliwon 30 Agustus 2011.

 

Dalam Maklumat tertanggal 27 Agustus 2011, yang ditandatangani oleh ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekretaris Umum Agung Danarto, berisikan mengenai penjelasan dan hikmah puasa serta Idul Fitri. Dalam Maklumat tersebut mengingatkan seluruh kaum muslimin hendaknya dapat menjadikan ‘Idul Fitri tahun ini sebagai momentum untuk lebih mempererat tali silaturrahim dan persaudaraan  serta mengembangkan rasa kasih sayang, sehingga dapat meningkatkan sikap solidaritas sosial dan saling mengasihi.  Sementara itu mengenai kemungkinan perbedaan penetapan hari raya Idul Fitri 1432 H, PP Muhammadiyah menghimbau semua pihak untuk saling menghormati dan mengembangkan tasamuh (toleransi) karena perbedaan tersebut didasarkan pada keyakinan agama serta memperolah jaminan konstitusi.

 

Sementara itu dalam Surat Instruksi yang dikeluarkan bersamaan dengan Maklumat menjelang Idul Fitri, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menginstruksikan Segenap Pimpinan dan warga Muhammadiyah hendaknya berpegang teguh kepada hasil hisab Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani dan dilakukan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, bahwa Ijtimak menjelang Syawwal 1432 H terjadi pada hari Senin 29 Agustus 2011 M pukul 10:05:16 WIB. Tinggi hilal pada saat Matahari terbenam di Yogyakarta (f= -07°48¢dan l= 110°21¢BT) adalah ­+01°49¢57²(hilal sudah wujud) dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat Matahari terbenam hilal sudah berada di atas ufuk. Berdasarkan hasil hisab tersebut maka Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkanTanggal1 Syawwal 1432 H jatuh pada hari Selasa 30 Agustus 2011 M.

 

Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga menginstruksikan agar segenap Pimpinan dan warga Muhammadiyah agar mempersiapkan penyelenggaraan shalat ’Idul Fitri dengan baik, mempublikasikan secara luas serta melakukan kordinasi dan kerjasama dengan kalangan umat yang berhari raya pada hari yang sama, sehingga penyelenggaraan shalat ’Id dapat berjalan dengan tertib, lancar dan penuh syi’ar.

 

Berikut link download lengkap isi Surat Instruksi dan Maklumat Jelang Syawal 1432 H

1. Maklumat

2. Surat Instruksi 


Tags: maklumat, surat instruksi, pelaksanaan sholat idul fitri, muhammadiyah
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori: pimpinan pusat muhammadiyah

Pilih Artikel


Apakah artikel tersebut menarik bagi saudara?
Sangat Menarik Menarik Cukup Menarik Kurang Menarik

5 Komentar


Raja Panyusunan
30-08-2011 14:46:36
Terima kasih atas informasi berharganya. Maaf, satu hal yang selama ini sering jadi persoalan adalah khatib yang telah terlanjur disiapkan oleh jamaah, tetapi kemudian pelaksanaan waktu sholat ied si khatib berbeda dg jamaah. Bolehkah si khatib dua kali sholat ied? sekali jadi makmum dan besoknya jadi khatib? kalau tidak dipenuhi, pelaksanaan ied yang dijanjikan bisa gagal, karena tidak ada khatib. Bagaimana hukumnya dua kali sholat tadi, demi untuk kemaslahatan umat?
hendriyan
30-08-2011 16:49:47
Hilal terlihat subuh tdi! Semalem hilal tertutup venus! Arab Saudi, Malaysia, Singapura, Mesir, Qatar, Bahrain, Yordaniah, dan Uni Emirat Arab lebaran pada hari ini ! Hukum org yg berpuasa pada waktu 1 syawal adalah haram! Pemerintah akhirnya mengakui. Bahwa hari raya idul fitri di tetapkan pada hari ini 30Agustus 2011. Di SaudiArabia, malaysia, jepang, belanda, qatar, mesir, uea, dan negara2 lainnya serempak menjalankan shalat iedhari raya idul fitri hari ini. Hadits : Apabila Takbir sudah berkumandang maka haram bagi nya yang masih berpuasa.
solichun
02-09-2011 15:39:51
assalamualaikum wr.wb. mohon kepada PP Muhammadiyah agar dalam memutuskan Hari raya menunggu pengumuman dari pemerintah,.karena perbedaan yang menimbulkan kerugian secara ekonomi adalah perbedaan hari raya .masyarkat menjadi bingung...........dan semua ormas di indonesia pada patuh pada ulil amri.
Yadin Ciledug Tangerang
10-09-2011 13:19:03
Mohon Kepada Kemenag RI kalau mengumumkan jangan terlalu malam, bada maghrib apa gak bisa ?
Achmad Topaz Kendall
13-08-2012 12:11:37
Awalakhir puasa terkadang ada perbedaan dalam penentuannya, faktanya memang begitu keadaan muslim di negara kita yang tercinta. semaga perbedaan yang ada akan menjadikan kita semua lebih bijak. aamiin.

Beri Komentar


Kalau saudara semua tertarik untuk memberikan komentar terhadap berita atau artikel di atas, kami mohon agar memberikan komentar yang santun untuk kemajuan Persyarikatan Muhammadiyah di masa yang akan datang. Isi komentar terserah dari pembaca, tapi jika dinilai kurang layak tampil oleh pengelola website, maka kami akan menghapusnya.
*) Harus Diisi

Nama * Email *

Website

Tulis Komentar *
Kode *

Berita Lain



iklan

Berita Terpopular

Yogyakarta- Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan sikap  menolak gerakan dan faham lslami ... selengkapnya
Jakarta – Kalau ada apa-apa keterlibatan kita dilingkaran manapun, sosial maupun politik ya ... selengkapnya

Daftar Newsletter

Tetap terkini dengan berita terbaru dari Muhammadiyah

Bacaan Sehari-hari

Tidak Ada
iklan