Senin, 23 September 2019
Home/ Berita/ LAZISMU Yogyakarta dan ERCI Serahkan 60 Tanki Air Bersih Untuk Kekeringan Gunung Kidul

LAZISMU Yogyakarta dan ERCI Serahkan 60 Tanki Air Bersih Untuk Kekeringan Gunung Kidul

Gunung Kidul -  Kekeringan yang melanda Gn. Kidul telah berlangsung selama 4 bulan. Musim kemarau kali ini sangat dirasakan oleh warga Gn. Kidul kawasan selatan khususnya di kecamatan Tepus, Saptosari, Girisubo, Rongkop, Panggang, Tanjungsari, Ponjong, dan Purwosari.

Berbagai usaha telah dilakukan oleh Pemkab Gn. Kidul. Satu di antaranya adalah dengan menggandeng Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mendirikan instalasi pengangkatan air bersih dengan PATS (Pompa Air Tenaga Surya) di kelurahan Giricahyo, kecamatan Purwosari. PATS diresmikan 19 Juli 2008. Namun kini PATS tersebut sudah tidak dapat bekerja optimal karena ada beberapa kerusakan.

Untuk mencukupi kebutuhan air bersih, para penduduk hanya menggantungkan pada bantuan dropping air bersih atau dengan cara membeli air bersih dari penyedia air bersih. Harga per tanki air bersih 5.000 liter dijual dengan harga Rp150.000.

Ertiga Club Indonesia (ERCI) Chapter D.I. Yogyakarta membuka dompet sosial untuk para saudara-saudara kita di Gn. Kidul yang saat ini dilanda kekeringan. “Dompet sosial ini akan menggalang dana dari para anggota ERCI untuk nantinya akan diwujudkan dalam bentuk dropping air bersih, Alhamdulillah dari dana yang terkumpul kami dapat membantu 60 tanki air dan dibantu rekan-rekan dari LAZIS Muhammadiyah Yogyakarta”, ungkap  Teuku Nukman Hakim, Ketua ERCI Chapter DIY.

 

 

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari, selama musim kemarau ini warga harus membeli ke sumur air yang cukup jauh jaraknya, sedangkan penghasilan mereka terhambat karena lahan yang ada tidak bisa ditanami. “Kondisi inilah yang menggerakkan LAZISMU bersama ERCI Chapter Jogja sehingga berinisiatif menggalang bantuan dari masyarakat untuk membantu meringankan beban masyarakat setempat. Dari hasil penggalangan dana kemarin (27/10) akhirnya terkumpul bantuan sebanyak 60 tanki air bersih”, ujar Manager Area LAZISMU Yogyakarta, Sigit Nugroho. (dzar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *