cool hit counter

Persyarikatan Muhammadiyah

gambar
Kamis, 13 Jun 2013 | 16:29 WIB |
Dibaca: 19501

Hilal Wujud di tanggal 8 Juli, Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 9 Juli 2013

Yogyakarta- Ijtima jelang Ramadhan 1434H, akan terjadi pada hari Senin Pon, 8 Juli 2013 mulai pukul 14:15:55WIB, sedangkan tinggi bulan pada saat matahari terbenam di Yogyakarta adalah +0® 44’ 59”, dan hilal akan wujud membelah dari kawasan Indonesia. Dengan criteria Hisab Wujudul Hilal yang telah terpenuhi tersebut, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1434H akan jatuh pada Selasa Wage, 9 Juli 2013M.

Hal tersebut diungkapkan wakil ketua Majelis Tarjih Pimpinan Pusat Muhammadiyah Oman Faturohman dalam konferensi pers yang juga didampingi ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Yunahar Ilyas dan juga Haedar Nashir di Gedung Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jl Cik Di Tiro No.23, Yogyakarta, Kamis (16/06/2013). Dalam Maklumat yang dibacakan pada acara tersebut, juga dibarengi dengan penetapan awal Syawal dan juga Dzulhijjah 1434H, dengan 1 Syawal akan jatuh pada tanggal 8 Agustus 2013, serta 1 Dzulhijjah akan jatuh pada Ahad 6 Oktober 2013, dengan begitu maka Idul Adha akan jatuh pada Selasa Pahing, 15 Oktober 2013M. Saat ditanya wartawan megenai potensi perbedaan dalam penetapan yang akan diputuskan pemerintah pada siding Itsbat, Oman Faturohman tidak menepis akan adanya perbedaan tersebut, karena dengan motode hisab Imkannurukyat 2 derajat yang digunakan pemerintah, maka saat Hilal Wujud di Yogyakarta dengan ketinggian kurang dari 1 derajat, jelas tidak memenuhi unsur metode yang digunakan pemerintah. Sedangkan untuk awal Syawal dan Dzulhijjah ungkap Oman, kemungkinan besar akan bersamaan, karena ketinggian bulan pada saat matahari terbenam setelah Ijtima, sudah lebih dari 2 derajat.

Sementara itu menurut Yunahar Ilyas, perbedaan yang kemungkinan akan terjadi pada 1 Ramadhan nanti tidaklah perlu untuk diperdebatkan, karena masing-masing berpedoman pada Fikih yang diyakini . Muhammadiyah berpedoman bahwa, berpuasa pada tanggal 1 Ramadhan adalah sesuatu yang dalam ibadah disebut Taabudi yakni hal yang tidak bisa diperdebatkan, sedangkan untuk metode yang digunakan untuk menetapkan awal bulan, merupakan wilayah yang masih dapat diperdebatkan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan yang ada. “Muhammadiyah tidak akan menawar metode yang ada dengan metode pemerintah, karena wilayah Ibadah adalah wilayah yang harus dipertanggungjawabkan pada Allah SWT,” tegasnya. Saat ditanya mengenai kemungkinan Muhammadiyah bergabung kembali pada sidang Itsbat yang dilaksanakan pemerintah, Yunahar menegaskan bahwa Muhammadiyah masih belum mencabut keputusannya untuk tidak mengikuti Sidang tersebut, yang dianggap tidak menampung aspirasi Muhammadiyah dan cenderung mengolok-olok. 


Tags: muhammadiyah penetapan ramadhan syawal dzulhijjah
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori: pimpinan pusat muhammadiyah

Pilih Artikel


Apakah artikel tersebut menarik bagi saudara?
Sangat Menarik Menarik Cukup Menarik Kurang Menarik

3 Komentar


Lukito
14-06-2013 22:53:19
Assalamualaikum War. Wab. Mohon perkenannya agar dapat mengirimkan software atau aplikasi penghitungan jadual imsakiyah sebagai sarana untuk penghitungan jadual imsakiyah di Poso. by Lukito, Ketua Majlis Tarjih dan Tajdid PD. Muhammadiyah Kab. Poso. HP. 085230706835 Email: lukito75fatwagmail.com
hamdan luthfi
15-06-2013 13:54:31
katakan yang benar, walau pahit rasanya
syahruddin
17-06-2013 16:27:28
jika merunut tatacara pelaksanaan ibadah seharusnya dengan iman dan ilmu pengetahuan, jadi jika ragu dengan ilmu pengetahuan maka apa Kata DUNIA mari bercermin atas perbedaan antara MELIHAT ATAU WUJUD, melihat sudah pasti wujud sedangkan Wujud belum tentu bisa melihat, kemabli kepada kemampuan ilmu masingmasing, dan kenapa pemerintah tidak mengadakan sidang isbat untuk setiap bulan dalam rangka menetapkan bulan hijriyah yang lain karena ada juga 12 rabiul awwal, 27 Rajab bagaimana mencantumkan atau menetpakn ini semua tanpa dasar yang pasti?????????????????????

Beri Komentar


iklan

Berita Terpopular

Jakarta – Pengajian bulanan PP Muhammadiyah yang rutin digelar tiap awal bulan, kemarin Jum ... selengkapnya
Yogyakarta- Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agung Danarto menilai, banyaknya kekurang ... selengkapnya

Daftar Newsletter

Tetap terkini dengan berita terbaru dari Muhammadiyah

Bacaan Sehari-hari

Ilmu dan teknologi menjadi bagian dari rangkaian ijtihad manusia memahami hakikat kebenaran ilahi yang menjadi dasar setiap realitas factual yang menjadi obyek kajiannya.
[H. Musa Asyari]
iklan