Minggu, 25 September 2016
Home/ Berita/ IMM FK UMM dan KKN UMM 40 F Sukseskan Program Pelatihan Cuci Tangan dan Gosok Gigi di TK ‘Aisyiyah 24 Malang

IMM FK UMM dan KKN UMM 40 F Sukseskan Program Pelatihan Cuci Tangan dan Gosok Gigi di TK ‘Aisyiyah 24 Malang

 

Malang- Dalam rangka program kerja Bidang Sosial dan Kemasyarakatan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Kedokteran UMM menjalin kerja sama dengan kelompok KKN 40 F dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal 24 Malang. Kerjasama tersebut berupa pelatihan bagi murid-murid di TK tersebut dan penyuluhan bagi orang tua/wali murid.

Pelatihan yang diberikan kepada murid-murid TK ABA 24 adalah berupa pelatihan cara mencuci tangan dan menggosok gigi. Pelatihan yang dilaksanakan pada hari Senin, (11 /2/ 2013) dibimbing oleh beberapa aktivis IMM FK UMM. “Walaupun berhadapan dengan murid-murid tk adalah sebuah pengalaman baru, akan tetapi teman-teman tetap semangat mengajarkan langkah demi langkah tata cara cuci tangan dan gosok gigi. ” jelas Mia Puteri, ketua pelaksana kegiatan ini.

“Kegiatan ini merupakan praktek nyata dari mata kuliah IKM (Ilmu Kesehatan Masyarakat), dimana setiap calon dokter diharuskan memiliki pengalaman untuk berinteraksi dengan masyrakat di sekitar terkait dengan masalah kesehatan.” tutur mahasiswa asal Pontianak ini.

Dalam pelatihan ini, tidak hanya murid-murid yang terlihat antusias, bahkan ibu guru TK ABA 24 terlihat mencatat setiap langkah yang diajarkan pada murid-muridnya. Bahkan mahasiswa FK UMM yang tergabung dalam organisasi IMM ini sempat membuatkan lagu untuk mengingat tata cara cuci tangan dan gosok gigi.

Sedangkan penyuluhan kepada orangtua dengan tema “Bekal Sehat, Anak Cerdas” dilaksanakan pada Rabu, 13 Februari 2013. Penyuluhan ini disampaikan oleh Imaniah Husni dan Fauziah Mona Atalina, aktivis IMM FK UMM, dalam acara rutin  “Kegiatan Penyuluhan Anak (Parenting)” TK ABA 24 Malang.

“Penyuluhan yang dihadiri sekitar 105 orangtua murid ini bertujuan memberikan pengetahuan tentang apa bekal yang sehat dan sesuai dengan kebutuhan gizi anak-anak balita, karena pada masa ini adalah masa tumbuh kembang anak-anak.” ujar Mona, sapaan sehari-hari pemateri.

“Harapan ke depannya bagi orangtua wali murid TK ABA ini nantinya memperhatikan makanan putra-putrinya, salah satunya dengan membawakan bekal sehat untuk anaknya dan tidak membiarkan mereka jajan sembarangan, “jelas  Lya Sofiana,S.Pd, Kepala Sekolah TK ABA 24.[mona]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *