Kamis, 25 April 2019
Home/ Berita/ Tanwir I Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Solusi Pembinaan Generasi Muda

Tanwir I Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Solusi Pembinaan Generasi Muda

 

Yogyakarta– Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) sebagai organisasi otonom Muhamadiyah yang bergerak dalam bidang pendidikan kepanduan kemarin pada (27-29/12/2012) mengadakan Sidang Tanwir I (Periode Muktamar HW di Jakarta tahun 2010-2015) di Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta.

Menurut Ketua Kwartir Pusat Gerakan Kepanduan HW Ismet Wibowo, metode pendidikan dalam kepanduan HW sangat variatif dan menantang. “Generasi muda umumnya sangat menyukai kegiatan yang sifatnya menantang,” kata Ismet Wibowo, Jumat (28/12) saat dihubungi redaksi website www.muhammadiyah.or.id

Diadakannya Sidang Tanwir I Gerakan Kepanduan HW itu, untuk koordinasi antar Pimpinan Wilayah HW di seluruh Indonesia. “Guna memberikan pencerahan bagi perkembangan Hizbul Wathan ke depan, terutama untuk syiar dan pembinaan generasi muda Muhammadiyah,” jelas Ismet.

Di samping itu, bertujuan untuk memberikan pencerahan dan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi Hizbul Wathan sejak dari Pusat hingga Qabilah di seluruh Indonesia.

Diawali malam taaruf peserta dan peninjau Tanwir bersama Kwartir Pusat dan Ahmad Syafii Maarif, Ir Teguh Soedirman (putra Panglima Besar Jenderal Soedirman) dan Drs M Afnan Hadikusumo (DPD RI) pada Kamis kemarin  (27/12), kemudian  Jum’at (28/12) diteruskan pawai Nusantara meliputi drumband HW, atraksi kesenian/HW.

Setelah dibuka Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr HM Din Syamsuddin, diteruskan sidang pleno pembahasan dan pengesahan Anggaran Rumah Tangga HW serta sidang kelompok organisasi dan rekomendasi, pendidikan dan latihan (diklat) serta penggalian dana. Usai ceramah disampaikan M Muchlas Abror (pemantapan ideologi HW Muhammadiyah) dan A Dahlan Rais (HW sebagai solusi pembinaan generasi muda), dilanjutkan progress report pimpinan Kwartir Pusat dan Kwartir Wilayah HW.

Selain itu, dilaksanakan pula lokakarya nasional “Membangun HW Bersama Perguruan Tinggi Muhammadiyah se-Indonesia” pada 28-29 Desember 2012, materi disampaikan Prof Sarbiran, PhD, Drs H Hadjam Murusydi, SU, Drs Budi Sudjijon, MM, Gerakan Kepanduan HW Qabilah Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *