cool hit counter

Persyarikatan Muhammadiyah

gambar
Jum'at, 18 Nov 2012 | 09:28 WIB |
Dibaca: 1172

Perkaderan Baitul Arqam Muhammadiyah & Aisyiyah PDM Kota Pematangsiantar

Pematangsiantar, 18 November 2012

           Pimpinan Daerah Muhammadiyah & Aisyiyah Kota Pematangsiantar melangsungkan kegiatan Pelatihan Perkaderan Baitul Arqam yang dilaksanakan pada hari Jum'at - Minggu tanggal 16 s.d. 18 November 2012 di Lingkungan Pondok Pesantren Al- Barokah Kec. Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun.

              Peserta dari Muhammadiyah dihadiri oleh 30 orang yang tergabung dari PCM,PRM, dan Ortom-ortom yang bernaung di Persyarikatan Muhammadiyah, begitu juga Pimpinan Daerah Aisyiyah mengkader 30 peserta dari PCA,PRA dan ortom-ortom seperti Nasyiatul Aisyiyah dan lainnya. Jumlah keseluruhan Perkaderan ini mencapai sekitar 60 orang. Kegiatan Pelatiahn Perkaderan Baitul Arqam dibuka pada Hari Jum'at pukul 14.00 WIB di Aula Pesantren Al-Barokah yang dihadiri oleh Ketua Majelis Pendidikan Kader Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara, Bapak H. Akrim Ashal Lubis sebagai pemateri sekaligus instruktur pada kegiatan tersebut, selain itu juga dihadiri oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pematangsiantar, Bapak H. Badri Kalimantan, SE,.MM tanpa terkecuali Pimpinan Pondok Pesantren Al-Barokah Bapak Ustad Rizal.

               Acara Pembukaan dilangsungkan dengan Pembukaan, pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an, Upacara Nasional, laporan ketua panitia M. Nasir Siregar, Kata Sambutan dari Ketua MPK PDM Kota Pematangsiantar Hamdan Nasution S.Ag, Pimpinan Pondok Pesantren Al- Barokah Ustad Rizal, Ketua PDA Kota Pematangsiantar Dra. Hj. Marintan Lubis, MA, Ketua PDM Kota Pematangsiantar H. Badri Kalimantan, SE,.MM, dan Ketua MPK PWM Sumut H. Akrim Ashal Lubis.

                 Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat persaudaraan di kalangan umat Islam Khususnya warga MUhammadiyah serta menyikapi ilmu-ilmu pemahaman Muhammadiyah yang berdasarkan dalil Amar Ma'ruf Nahi Munkar. Selain itu terasa kekaburan dalam Muhammadiyah sebagai akibat proses kehidupannya sesudah lebih 30 tahun yang ditandai oleh :

  • Terdesaknya pertumbuhan dan perkembangan jiwa/ruh Muhammadiyah oleh perkembangan lahiriah
  • Masuknya pengaruh dari luar yang tidak sesuai ideologi Muhammadiyah, bahkan lebih kuat

Untuk itu guna menepis hal-hal tersebut maka diadakanlah Pelatihan Perkaderan Baitul Arqam sebagai dasar komitmen yang harus ditanamkan didalam seluruh Umat Islam Tanah Air khususnya Muhammadiyah yang akhir-akhir ini jauh dari apa yang diharapkan oleh Tuntunan Islam. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini semoga menjadi pengokoh imani didalam menjalankan kehidupan serta menepis pengaruh-pengaruh luar yang sangat dominan pada masa sekarang ini serta memantapkan jiwa ber Muhammadiyah yang didasari oleh Al-Qur'an dan Hadist.


Tags: baitul arqam
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori:

Pilih Artikel


Apakah artikel tersebut menarik bagi saudara?
Sangat Menarik Menarik Cukup Menarik Kurang Menarik

0 Komentar


Beri Komentar


Kalau saudara semua tertarik untuk memberikan komentar terhadap berita atau artikel di atas, kami mohon agar memberikan komentar yang santun untuk kemajuan Persyarikatan Muhammadiyah di masa yang akan datang. Isi komentar terserah dari pembaca, tapi jika dinilai kurang layak tampil oleh pengelola website, maka kami akan menghapusnya.
*) Harus Diisi

Nama * Email *

Website

Tulis Komentar *
Kode *

Berita Lain



iklan

Berita Terpopular

Yogyakarta- Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan sikap  menolak gerakan dan faham lslami ... selengkapnya
Jakarta – Kalau ada apa-apa keterlibatan kita dilingkaran manapun, sosial maupun politik ya ... selengkapnya

Daftar Newsletter

Tetap terkini dengan berita terbaru dari Muhammadiyah

Bacaan Sehari-hari

Wahai Dahlan, Coba engkau bayangkan seolah-olah engkau berada seorang diri bersama Allah, sedangkan engkau menghadapi kematian, pengadilan, hisab, surga dan neraka. Dan dari sekalian yang engkau hadapi itu, renungkanlah yang terdekat kepadamu, dan tinggalkanlah lainnya..
[KH. Ahmad Dahlan]
iklan