Kamis, 29 Oktober 2020
Home/ Berita/ Universitas Aisyiyah yang Terus Bertambah

Universitas Aisyiyah yang Terus Bertambah

MUHAMMADIYAH.ID, BANDUNG-- Jumlah Universitas ‘Aisyiyah kembali bertambah, setelah sebelumnya berdiri Universitas ‘Aisyiyah Surakarta. Kini, pada Sabtu (17/10) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ‘Aisyiyah Bandung resmi berubah status menjadi Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Bandung.

Rektor Unisa Bandung, Tia Setiyawati dalam sambutannya mengungkapkan, Launcing Unisa Bandung sebagai kabar menggembirakan dan menjanjikan bagi organisasi pergerakan Perempuan Islam ‘Aisyiyah, termasuk Muhammadiyah.

Menurutnya, Unisa Bandung telah memiliki dasar yang kokoh karena memiliki legacy dari STIKes ‘Aisyiyah Bandung. Selama 8 tahun keberadaannya, STIKes ‘Aisyiyah Bandung telah meluluskan sebanyak 1499 D3 dan 372 S1. Lulusannya saat ini telah terserap 90% pada sektor kesehatan, dan selebihnya terserap kedalam sektor sesuai keahliannya.

“Ini sejalan dengan bidang yang menjadi keahlian STIKes ‘Aisyiyah,” katanya.

Sementara itu, terkait dengan dasar berubahnya status STIKes ‘Aisyiyah Bandung menjadi Unisa Bandung, Tia menyebut ini sebagai jawaban atas challange yang diberikan oleh perubahan zaman. Karenanya capaian-capaian yang telah diraih oleh STIKes tidak lagi bisa memenuhi tantangan.

“Dewasa ini kita masih bisa melihat banyaknya kesenjangan antara perkembangan ekonomi atau perdagangan global dan Iptek dengan Sumber Daya Insani dalam hal tersebut.” imbuhnya.

Masalah tersebut bukan hanya persoalan kebijakan, tetapi jawaban keilmuan. Sehingga solusinya adalah dengan mengembangkan paradigma ilmu yang lebih holistik, integratif dan lebih kontekstual, serta lebih responsif terhadap realitas sosial dan tantangan zaman.

“Atas perkembangan itu kami merasa perlu mengembangkan dan meningkatkan status STIKes menjadi Universitas ‘Aisyiyah Bandung,” tuturnya.

Melalui surat yang diterbitkan oleh Mendikbud Republik Indonesia No 912/M/2020 tanggal 20 September 2020 STIKes ‘Aisyiyah Bandung resmi berubah bentuk menjadi Unisa Bandung. Saat ini Unisa Bandung memiliki 3 rumpun keilmuan, yang melingkupi 9 Prodi.

“Diantaranya adalah rumpun studi kesehatan, ekonomi dan humaniora, serta prodi science dan teknologi,” jelasnya.

Perubahan status ini juga mendapat ucapan selamat dari Prof. Dadang Kahmad, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Sebagai universitas milik organisai Perempuan Islam pertama di Jawa Barat, Unisa Bandung menurut Dadang adalah capaian luar biasa yang ditorehkan oleh Organisasi Pergerakan Perempuan.

“Saya berpesan untuk terus mendukung Unisa Bandung, sehingga menjadi universitas unggul, Islami dan berkemajuan. Semoga Allah SWt memberi kemudahan untuk menuju PTM/PTA yang unggul dan berkemajuan,” tutupnya. (a'n)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *