Kamis, 24 September 2020
Home/ Berita/ Kulwap dalam Pekan Menyusui Sedunia, PDNA Kota Semarang

Kulwap dalam Pekan Menyusui Sedunia, PDNA Kota Semarang

MUHAMMADIYAH.ID, SEMARANG -- Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kota Semarang turut memyemarakan Pekan Menyusui Se Dunia pada tanggal 1- 7 Agustus, dengan tema "Women Support Women In Breastfeeding Matter". Kegiatan ini digagas oleh Hanifatur Rosyidah, S.SiT, MPH yang merupakan anggota Departemen Ekonomi dan Sosial PDNA Kota Semarang sekaligus seorang Konselor Laktasi.

Sebagai konselor laktasi dan anggota gerakan perempuan Nasyiatul Aisyiyah, ia menyadari bahwa meng-ASI-hi tak sebatas memberikan sebentuk cairan namun proses ini sangat luar biasa, membentuk bayi mungil bertumbuh dan berkembang menjadi sosok yang sempurna.

"Didukung peran ibu, ayah, pengetahuan orang tua dan lingkungan sekitar akan mendukung tumbuh kembang generasi muda yang hebat. Disinilah awal mula banyak masyarakat umum tertarik dengan kelas ini," ungkapnya. 

Tema "Women Support Women In Breastfeeding Matter" ini diusung melalui kegiatan Kuliah Whatsapp (Kulwap) yang berlangsung pada hari Rabu,  5 Agustus 2020. Materi disampaikan oleh Hanifatur Rosyidah, S.SiT, MPH dan Meilia Rahmawati K, S.ST, M.Keb, keduanya adalah dosen Prodi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang. Kulwap ini dimoderatori oleh Ketua PDNA Kota Semarang, yakni Ranum Ester Putri Perdani, S.Tp.

Penyampaian materi yang luar biasa dan kompak dari keduanya disambut antusias para peserta hingga mencapai 257 peserta yang hadir dalam kelas whatsapp. Materi diawali dengan konsep dasar tentang menyusui, dan selanjutnya berbagi pengalaman dalam pemberian ASI. Sebelum dan setelah kegiatan para peserta diminta untuk mengisi Pretest dan Posttest sebagai tolok ukur pemahaman dan penyampaian.

"Banyak peserta yang tidak dapat mengikuti karena kelas terlalu penuh hingga banyak titip pertanyaan yang membludak bentuk antusiasme mereka. Acara ditutup dengan pemberian give away kepada peserta terbaik dengan total hadiah Rp. 500.000," kata Hanifah. 

Para peserta berharap akan ada kelas lagi sebagai bentuk dukungan kepada para gerakan muda khususnya Pejuang ASI sebagai awal pondasi generasi yang baik. (Syifa) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *