Rabu, 30 September 2020
Home/ Berita/ Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta Kembangkan Video Pembelajaran di Tengah Pandemi

Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta Kembangkan Video Pembelajaran di Tengah Pandemi

MUHAMMADIYAH.ID, YOGYAKARTA - Pandemi Covid-19 yang masih terus mewabah hingga saat ini, menuntut semua pihak melakukan berbagai upaya cerdas dan inovatif agar berbagai aktifitas yang dilakukannya tetap bisa eksis. Bidang pendidikan, merupakan salah satu aspek mendasar yang secara konten menuntut hal tersebut. Konsep belajar tiada henti dalam segala situasi, harus mampu menjadi semangat untuk terus berkreasi dalam rangka turut mencerdaskan anak-anak negeri sebagai generasi emas bangsa di masa depan.

Untuk menyikapi hal tersebut, Madrasah Mu'allimin Muhammadiyah Yogyakarta menggelar worshop atau pelatihan pembuatan video pembelajaran berbasis aplikasi Kinemaster bagi seluruh guru Mu’allimin pada Selasa-Kamis (4-6/8/2020).

Direktur Mu'allimin, Aly Aulia mengatakan bahwa kegiatan positif tersebut dirancang khusus untuk memberikan pengetahuan sekaligus keterampilan kepada para guru dalam proses pembuatan video pembelajaran secara mandiri. Proses tersebut mencakup aspek persiapan materi, rekaman, bahkan hingga proses editing yang bisa dilakukannya secara mandiri dan fleksibel di manapun dan kapan saja.

"Kegiatan ini merupakan program lanjutan setelah sebelumnya para guru melakukan syuting video pembelajaran yang dibantu oleh para operator di tiga studio yang disediakan oleh madrasah," ungkap Aly Rabu (5/8).

Lebih lanjut, alumni Universitas Al Azhar, Mesir yang kini hampir menyelesaikan program doktoralnya ini menyatakan, bahwa segenap komponen madrasah harus saling membahu agar hak-hak dasar para siswa  tetap mendapat porsi utama dalam layanan edukasi yang dilakukan. Secara optimal, Mu'allimin dituntut melakukan berbagai upaya positif agar proses pembelajaran di masa pandemi ini dapat berjalan dan tetap berkualitas.

Sumber: Humas Muallimin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *