Kamis, 24 September 2020
Home/ Berita/ Berkah Kurban di Negeri Saba' bersama PCIM Yaman

Berkah Kurban di Negeri Saba' bersama PCIM Yaman

MUHAMMADIYAH.ID, YAMAN – Qurban adalah salah satu bentuk mendekatkan diri kepada Allah yang dilakukan setelah menenuaikan sholat Ied dan di hari-hari tasyrik. Sebagian kaum muslimin di Indonesia mengamanahkan qurban nya kepada takmir masjid di sekitarnya atau kepada lembaga masyarakat yang ada. Namun tidak bagi kaum muslimin di negeri Yaman, mereka mempunyai adat untuk menyembelih sendiri dan membagikan kepada mustahiq yang ada di sekitarannya.

Bagi kaum muslimin di seluruh dunia, hari qurban adalah hari yang seluruhnya bersuka cita dalam menyambutnya, wajarlah Islam mengharamkan puasa di dalamnya demi meratanya keceriaan, kegembiraan, dan kesanangan antar sesama.

Namun, berbeda di tahun ini, dimana pandemi telah menyebar di Negeri Yaman, perekonomian semakin turun, nilai tukar uang semakin anjlok, dan kemiskinan samakin menjadi. Akan tetapi, dari semua itu ada hal yang menjadikan takjub, yaitu keteguhan keimanan masyarakat Yaman, mereka mampu bersabar, tetap berikhtiar dengan doa disertai amal dan tatap saling berta'awun antar sekitar.

Inilah kelebihan dari negeri ini, Negeri yang dikenal penuh hikmah di dalamnya, yang menjadikan kami keluarga PCIM Yaman terenyuh dan berusaha dapat menebar senyuman, membagikan kebaikan serta merangkul masyarakat dengan melalui program yang bertajuk "Raih Berkah Kurban di Negeri Iman bersama PCIM Yaman."

Tim Qurban PCIM Yaman di pertama hari raya ied yang diKetuai oleh  Muhammad Aufa Aflaha berkerjasama dengan Markaz Al-Quran wal 'Ulumul Islamiyyah Falah di Desa Fuwwah menyembelih 9 kambing dan 3 kambing diantaranya merupakan amanah satu warga Muhammadiyah di indonesia dan satu warga Muhammadiyah di Amerika dan Malaysia.

Aufa menceritakan setelah semua Qurban telah siap di bagikan ke masyarakat faqir miskin di desa Fuwwah, berangkatlah Tim Qurban PCIM Yaman yang diwakilkan oleh Faqih Hidayat,  Aufa Aflaha, dan Hamzah Ansori pada sore hari menggunakan mobil picup bersama Tim Qurban Markaz Al-Quran wal 'Ulumul Islamiyyah Falah.

Di hari ke-dua tasyrik, PCIM Yaman kembali mendapat amanah 3 kambing dari warga Muhammadiyah di Indonesia melalui lembaga LazisMu, dan di hari itu pula, tepat nya pada jam 4 sore.

“Tim Qurban PCIM Yaman yang diwakilkan 8 orang berangkat menuju pengungsian korban Perang Hudaidah pada masa lalu di pinggiran laut Mukalla, Yaman. Mereka adalah : Faqih Hidayat, Aldida, Mukhtar, Ridho, Setyo, Lutfi dan Lukman,” kata dia Aufa.  

Tim Qurban PCIM Yaman disambut meriah oleh warga pengungsian disana, dan Alhamdulillah tertunaikanlah amanah shohibul qurban kepada warga pengungsi tersebut yang di dalamnya terdapat 35 tenda darurat tak layak huni.

Program Qurban Berkah di Negeri Penuh Hikmah bersama PCIM Yaman di akhri dengan foto bersama warga pengungsi korban perang dan juga diakhiri dengan "Tashofah" bersama.

"Alhamdulillah qurban pertama ini berlangsung lancar, semoga dengan adanya kurban ini Muhammadiyah dapat dirasa senantiasa hadir untuk dunia menjadi problem solver bencana kemanusiaan dan dapat menyinari menuju ummat Islam yang berkemajuan,” ujarnya. (Syifa) 

Sumber : Hamzah Ansori

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *