Sabtu, 15 Agustus 2020
Home/ Berita/ 57 Tahun Tapak Suci, Menggalang Solidaritas Ukhuwah

57 Tahun Tapak Suci, Menggalang Solidaritas Ukhuwah

MUHAMMADIYAH.ID, YOGYAKARTA – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir dalam momentum Milad Tapak Suci Putera Muhammadiyah ke 57 berpesan agar milad kali ini harus menjadi wahana untuk bersyukur kepada Allah SWT atas usia dan perjalanan tapak suci sebagai ortom Muhammadiyah yang memiliki peran khusus untuk bergerak dalam pembinaan kader umat, kader bangsa dalam hal bela diri.

“Tapak suci telah bergerak menanamkan nilai-nilai keimanan yang kokoh, nilai keimanan yang anti syirik, sekaligus juga memperkokoh tauhid yang menjadikan setiap insan merasa memiliki kekuatan rohani sebagi modal menjadi orang-orang yang sholeh, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi kepentingan orang lain,” tutur Haedar pada Jum’at (31/7).

Khoirunnas anfa'uhum linnas, sebaik-baik manusia ialah yang memberi manfaat bagi orang lain.

Dengan iman yang kokoh juga, kader Tapak Suci mampu menggalang solidaritas ukhuwah kebersamaan dan persatuam sesama anak bangsa dan sesama kaum beriman.

“Dengan demikian melalui iman yang kokoh dapat menyebarluaskan kehidupan yang damai bersama seluruh umat dan bangsa,” ucap Haedar.

Kader Tapak Suci ditanamkan nilai-nilai akhlak dengan memberi contoh uswah khasanah, memberikan contoh perbuatan yang baik, baik di keluarga, masyarakat, lingkugan.

Haedar juga mengatakan bahwa akhlak akan memancarkan perilaku yang utama dalam kehidupan, lebih-lebih dalam kehidupan sosial saat ini, temasuk ketika masyarakat berada dalam situasi dimana kehidupan modern ditandai dengan media sosial yang begitu rupa bebasnya.

“Dengan akhlak mulia, kader Tapak Suci harus memberi teladan bagaimana bermedsos yang baik, yang menebarkan keutamaan dalam hidup, dalam perkataan sekaligus menghindari hal-hal yang buruk, permusuhan, dosa dan pertikaian dalam kehidupan umat maupun bangsa,” tegas Haedar.

Haedar juga berharap kader Tapak Susi dapat terus membina kader umat, bangsa, persyarikatan, menjadi pribadi yang tangguh dalam iman dan akhlak dan mewujudkan nilai iman dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

“Terus majukan Tapak Suci sebagai organisasi otonom Muhammadiyah yang sekarang sudah merambah hingga ke luar negeri,” jelas Haedar.

Banyak orang yang tertarik masuk untuk menjadi bagian anggota Tapak Suci, sehingga Haedar berharap kader Tapak Suci dapat memanfaatkan peluang tersebut untuk menyebarkan misi dakwah dan tajdid Muhammadiyah di seluruh lapisan masyarakat hingga ke mancanegara.

“Tapak Suci akan menajdi garda di depan dalam membangun kekuatan kader persyarikatan, menjadi tangguh lahir dan batin, tangguh iman dan akhlak, dengan iman dan akhlak saya menjadi kuat, tanpa iman dan akhlak saya menjadi lemah, itu lah motto Tapak Suci. Semoga Allah memberi rahmat dan keberkahan bagi Tapak Suci,” tutup Haedar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *