Kamis, 02 April 2020
Home/ Berita/ Sosok yang Mengayomi dan Berintegritas itu Kini Telah Purna Tugas

Sosok yang Mengayomi dan Berintegritas itu Kini Telah Purna Tugas

MUHAMMADIYAH.ID, YOGYAKARTA—Sholatnya yang rapi, mas. Hidup kita cuma sekali maksimalkan ngibadah’e. Mas sebagai kader Muhammadiyah, yang sering wira-wiri di kantor dan gedoeng Moehammadijah paling tidak memiliki keunggulan dibandingkan dengan anak muda yang berada di luar sana.

Pesan tersebut sering penulis dengar ketika ngobrol berdua dengan Karyawan Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Bambang Purdamyanto. Pria yang karib disapa Pak Bambang ini telah mencapai masa akhir tugasnya, pengabdian dan kesetiaannya kepada Muhamadiyah sejak 20 tahun lalu sebagai penjaga Gedoeng dan Kantor Muhammadiyah kini telah purna tugas pada tanggal 17 Februari 2020.

Sosok sederhana dan lugas ini, keseharian di PP Muhammadiyah bertugas sebagai penjaga keamanan, baik di kantor PP Muhammadiyah Jl Cik Ditiro maupun di Gedoeng Moehammadijah yang berada di Jl KH Ahmad Dahlan. Selain memfungsikan tugasnya dengan baik dan rapi, ia juga merupakan bapak bagi anak-anak muda yang bertamu ataupun yang biasa mengunjungi dua kantor tersebut.

Seperti yang dijabarkan oleh Zulfa Aphin, Mahasiswa Magister di Universitas Gajah Madah (UGM) yang biasa mengunjungi Gedoeng Muhammadjiah untuk keperluan mengikuti seminar atau hanya sekadar ngadem dari teriknya matahari Jogja. Selain perjumpaan di Gedoeng Moehammadijah, Aphin juga sering bertemu Pak Bambang di Kantor PP Muhammadiyah di Jl Cik Ditiro.

“Beliau merupakan sosok yang baik. Sifat kebapakannya mudah sekali nampak kepada anak muda dan kepada setiap orang yang ditemuinya di Kantor PP,” tutur Aphin.

Kesaksian sama juga datang dari Indarto, rekan satu bagian sebagai Penjaga Keamanan di Kantor PP Muhammadiyah Jogja.

“Beliau orangnya baik, ramah, santun dan peduli dengan sesama. Solidaritasnya sangat tinggi, selalu memikirkan teman-temannya. Beliau sering mengingatkan kita, entah itu waktu sholat, ataupun terkait pekerjaan sebagai satpam,” jelasnya.

Sebagai junior, Indarto kerap mendapat masukkan dari Pak Bambang. Di matanya, Pak Bambang merupakan sosok senior yang berjiwa kebapakan, serta pengayom bagi rekan-rekannya. Terlebih mengenai tanggung jawab, menurutnya beliau termasuk orang yang selalu disiplin dan berintegritas tinggi.

Senada dengan yang disampaikan oleh Aphin, menurut Indarto kepada yang berusia dibawahnya, Pak Bambang hadir sebagai bapak. Namun dengan kawan sekerja yang seumuran, beliau bersikap seperti kakak yang siap menjaga dan mengarahkan adik-adiknya.

“Sosok yang sangat peka dengan keadaan sekitar, artinya apapun misalnya ada sesuatu yang menurut beliau itu kurang, maka secara otomatis akan beliau tegur. Beliau sosok yang berani membetulkan yang tidak benar/rusak,” tambahnya.

Sebelum menjadi karyawan tetap di Kantor PP Muhammadiyah Jogja, Pak Bambang telah mengabdikan dirinya di Tim Pengembangan Kampus (TPK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Namun setelah mendapat penugasan khusus untuk menjaga keamanan pembangunan gedung Kantor PP Muhammadiyah Jl Cik Ditiro, kemudian pada tahun 2002 ia resmi direkrut menjadi karyawan PP Muhammadiyah.

Ketika diminta pendapat tentang pengalamannya sebagai karyawan PP Muhammadiyah, Pak Bambang mengaku selama bekerja di Kantor PP Muhammadiyah tidak pernah ada perbedaan perlakuan antar tingkatan karyawan. Mulai dari petugas kebersihan, penjaga keamanan dan karyawan yang lain semuanya sama. Bahkan bagi karyawan juga diadakan forum bersama, dalam bentuk arisan karyawan yang ditujukan sebagai tempat berkumpul Kawan Sekerja.

“Di sini lebih dari ikatan kerja, bahkan keluarga di rumah jika ada acara di PP mereka bisa dilibatkan. Sehingga bukan hanya akrab dengan kawan sekerja, tapi juga kita saling kenal dan berinteraksi dengan keluarga karyawan,” tuturnya.

Setelah purna tugas ini, Pak Bambang berharap kepada PP Muhammadiyah untuk tetap setia menjaga karyawannya. Kepada Kawan Sekerja yang saat ini masih mengabdi untuk Muhammadiyah dan bisa menjaga amanah yang dititipkan kepada mereka. Ia berpesan lebih mendalam kepada semua yang mengabdi kepada Muhammadiyah untuk senantiasa bergembira dan menyakini bahwa, Muhammadiyah sebagai jalan yang benar untuk mencapai keridhoan Allah SWT. (a'n)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *