Kamis, 13 Agustus 2020
Home/ Berita/ Demam Muktamar Muhammadiyah ke 48 Adalah Kegembiraan Bersama

Demam Muktamar Muhammadiyah ke 48 Adalah Kegembiraan Bersama

MUHAMMADIYAH.ID, YOGYAKARTA — Sekretaris Umum Pimpinan Pusat MuhammadiyahAbdul Mu’timengatakan,  muktamar bukan hanya ajang kegembiraan milik warga persyarikatan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah semata. Namun kegembiraan bagi bangsa Indonesia secara umum, karena demam muktamar adalah kegembiaraan bersama.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat Pleno PPMuhammadiyahyang menghadirkan Panitia Pusat, Panitia Penerima Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta pada Rabu (12/2).

“Melayani tamu pada muktamar merupakan investasi untuk modal sosial, sehingga kita harus bisa melayani tamu yang hadir dengan sebaik-baiknya,” pesan Mu’ti.

Muktamar ke-48 Muhammadiyah yang dilakukan di Solo merupakan ajang musyawarah tertinggi setelah Tanwir, muktamar Muhammadiyah diselenggarakan lima tahun sekali. Pada muktamar kali ini Muhammadiyah mengambil tema “Memajukan Indonesia, Mencerahkan Semesta.”

Peserta muktamar Muhammadiyah yang akan hadir nanti sebanyak 2883, peserta Tanwir sebanyak 226 total jumlah peserta sebanyak 3109. Sementara untuk pengembira, Mu’ti memperkirakan muktamar akan dihadiri lebih dari 1.000.000 jiwa, baik yang datang dari dalam dan luar negeri.

“Terkait tamu kita rencananya akan mengundang Presiden RI. Selain itu, juga akan mengundang para ahli, peneliti dan pengamat Muhammadiyah dari luar negeri. Karena mereka ini selain sebagai peneliti dan pengamat, mereka bukan cuma ahli, tapi mereka juga juru bicara Muhammadiyah di level internasional,” tuturnya.

Dalam rangkaian semarak muktamar ke-48, selain Gowes Syiar Muktamar, juga diadakan seminar pra muktamar yang diselenggarakan di beberapa Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM). Selain yang diadakan oleh Pimpinan Pusat, tingkat pimpinan di bawahnya juga mulai menyelanggarakan syiar semarak muktamar.

Sementara itu, Ketua PP Muhammadiyah yang membidangi Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU), Agus Taufiqurrahman mengatakan, setelah berkoordinasi dengan MPKU Pimpinan Wilayah Jawa Tengah, dalam perhelatan muktamar nanti juga akan didukung RS PKU Muhammadiyah Solo. Juga disediakan tenda lapangan untuk RS di arena muktamar, juga akan dikerahkan ambulance yang dimiliki oleh Muhammadiyah Solo dan sekitarnya.

Perlu diketahui, PKU Muhammadiyah Solo menjadi satu diantara 11 Rumah Sakit di Indonesia yang lolos akreditasiinternasional dengan nilai yang memuaskan. RS PKU Muhammadiyah Solo juga dipercaya oleh Presiden Joko Widodo untuk menangani kelahiran kedua cucunya. (a’n)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *