Rabu, 30 September 2020
Home/ Berita/ Muhammadiyah Banjarnegara Tingkatkan Kapasitas Bisnis Pengusaha Muda

Muhammadiyah Banjarnegara Tingkatkan Kapasitas Bisnis Pengusaha Muda

MUHAMMADIYAH.ID,BANJARNEGARA -- Dalam rangka peningkatan kapasitas bisnis bagi para pengusaha muda banjarnegara, Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan  Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (BMK PDPM) Banjarnegra menyelenggarakan forum Jagongan bisnis yang bertemakan "Gerakan Pengusaha Berkemajuan", pada Senin (27/1) di gedung dakwah Istiqomah Muhammadiyah Banjarnegara.

Dalam acara tersebut dibahas terkait peran bisnis UKM, geliat perdagangan dan prospek mengakses modal di tahun 2020. Menurut Riza Azyumarridha Azra, Kabid ekonomi dan kewirausahaan PDPM Banjarnegara, acara ini sebagai usaha untuk mengupgrade pengetahuan dan skill pengusaha muda di Banjarnegara supaya mampu bersaing di pasar bebas seperti sekarang ini.

"Acara jagongan bisnis merupakan forum untuk mengupgrade para wirausaha muda banjarnegara, sekaligus melakukan pemetaan database yg sudah ada, karena pasca acara akan ada kelas inkubasi bisnis 2 minggu sekali yg akan di klasifikasi menjadi 3 kelas yaitu kelas yg belum punya bisnis tetapi belum berjalan, kelas bisnis yg sudah berjalan dengan omzet dibawah 20 juta perbulan dan kelas dengan omzet diatas 50 juta perbulan,” ungkap Riza.

Founder Rumah Mocaf Banjarnegara ini berharap, dengan adanya kelas-kelas tersebut para wirausaha muda bisa fokus mengembangkan bisnisnya dengan mentor yang tepat, serta bisa segera ada akselerasi bisnis yang naik kelas.

"Target kami pada periode 4 tahun ini, kami bisa menelurkan 1000 wirausaha muda banjarnegara yang sudah matang dan naik kelas bisnisnya," terang Riza.

Dengan memperbanyak pengusaha muda banjarnegara maka juga akan berdampak pada kemandirian masyarakat banjarnegara yang lebih bermartabat dan berkemajuan,” tambahnya.

Acara tersebut menghadirkan 5 narasumber yaitu Horo Wahyudi (ketua ekonomi dan kewirausahaan pimpinan pusat pemuda Muhammadiyah), Arif Harnowo sidhi (Bank Indonesia KPw Purwokerto), Kuswoyo (Plut KUMKM Jateng), Ahmad Fajar (ketua Kadin), Eko Giat Daryadi (owner Gloor Steel). Serta dihadiri oleh 250 pengusaha muda banjarnegara dari yang baru mau mulai berbisnis, yang sudah berjalan bahkan sudah menjadi perusahaan besar. (a'n)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *