Senin, 21 Oktober 2019
Home/ Berita/ Muhammadiyah Distribusikan Air Bersih ke Daerah-Daerah Terdampak Kekeringan

Muhammadiyah Distribusikan Air Bersih ke Daerah-Daerah Terdampak Kekeringan

MUHAMMADIYAH.ID, REMBANG - Kali ini kekeringan di Jawa Tengah mulai merambah di Kab. Rembang, Wonosobo, dan juga Banyumas. Bekerja sama dengan Lazismu, PDAM, BPBD dan warga setempat, Muhammadiyah Disaster Management (MDMC) di tiga daerah tersbeut menggalakkan kegiatan distribusi air bersih ke titik lokasi kekeringan pada Rabu (18/09) lalu.

Seperti halnya kekeringan yang terjadi di Kab. Rembang sangat meresahkan warga, terutama bagi warga yang jauh dari area pantai, sehingga realawan Muhammadiyah yang terhimpun dari Pemuda Muhammadiyah, KOKAM Rembang dan Aisyiyah Rembang perlu memperbanyak stok air bersih. Bahkan PDAM dan PAMSIMAS sampai kewalahan melayani warga karena pada umumnya warga hanya mengandalkan air bersih dari mereka. 

Dalam melakukan distribusi air bersih, relawan Muhammadiyah mengacu pada data yang diberikan oleh BPBD dengan tujuan agar tersalurkannnya bantuan air bersih tepat pada sasarannya. Dengan itu MDMC Rembang membuat tim intern yang melibatkan KOKAM dan PDPM Rembang. Tim intern bertugas untuk melakukan survei ke lokasi sehingga dapat diketahui bahwa masih banyaknya warga terdampak yang belum terdata.

Distribusi air bersih yang telah dilaksanakan di beberapa desa disambut hangat oleh warga terdampak “Alhamdulillah permintaan warga dan sambutan dari warga sangat berterima kasih sekali atas apa yang sudah diberikan” ungkap Abdi Bohan S.Pd. selaku Ketua bidang KOKAM PDPM Rembang. Abdi juga menjelaskan bahwa warga berharap agar Muhammadiyah masih akan membantu lagi melalui perwakilan pemerintah desa setempat.

Tercatat Muhammadiyah telah melakukan distribusi air bersih di 4 desa, diantaranya Desa Ngotet Kec. Rembang, Desa Kuangsan Kec. Kaliori, Desa Pranti Kec. Sulang, Desa Tanjung Kec. Sulang itu yang sudah terlaksana.

Meski begitu, masih banyak sekali titik lokasi yang belum terdistribusi air bersih. Abdi mengaku bahwa terdapat kesulitan dalam mendapatkan sumber air bersih “Kadang kami harus mencari sumber ditempat lain dan kadang mengalihkan jadwal ke hari lain juga” sesalnya. Selain itu permasalahan juga terdapat pada kesulitan teritorial medan di Rembang yang luas dan berbukit - bukit, sehingga armada untuk mendistribusikan air tidak bisa menjangkau.

Menurut Abdi, akibat kendala yang dialami oleh tim maka distribusi air bersih dilakukan di wilayah tengah atau langsung di PASIMAS yang dibuat oleh pemerintah desa setempat saja, sehingga dapat langsung digunakan oleh warga “Kami targetkan sampai betul - betul semua wilayah terpenuhi, Insya Allah jika waktu dan kesehatan mengijinkan  kira -  kira sampai akhir tahun atau selama musim kemarau” tutup Abdi saat itu.

Reporter : Azza

Fotografer : Tim MDMC

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *