Minggu, 15 September 2019
Home/ Berita/ Diikuti 39 Perguruan Tinggi Dalam dan Luar Negeri, FKIP Unismuh Makassar Segera Helat Konferensi ELTIC 2019

Diikuti 39 Perguruan Tinggi Dalam dan Luar Negeri, FKIP Unismuh Makassar Segera Helat Konferensi ELTIC 2019

MUHAMMADIYAH.ID, MAKASSARFakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Makassar akan menggelar English Language Teaching Internasional Conference (ELTIC) pada 6-8 September 2019 di Hotel Condotel, Jl.Jend. M.Jusuf, Kota Makassar. Perhelatan internasional ini akan diikuti oleh 39 perguruan tinggi dari dalam maupun luar negeri.

Hal itu diungkapkan Dekan FKIP Unismuh Makassar Erwin Akib, Rabu (4/9/2019), di ruang kerjanya, Kampus Universitas Muhammadiyah Makassar, Jl. Sultan Alauddin, Makassar.

Konferensi ini akan menghadirkan narasumber dari berbagai negara yaitu, Prof Meera Srinivas dari The English and Foreign Language University India, Dr Shiri Shafiel Ebrahimi dari Universitas Teknologi Malaysia, Prof Rob Waring dari Notre Dame Seshin University, Japan, Prof John Evar Strid dari Northern Illionis University, USA, Dr. Anne Keary dari Monash University, Australia dan Prof Endang Fauziati dari Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Business Meeting Asosiasi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris seluruh Indonesia (APSPBI).

“Acara ini akan diikuti oleh 85 presenter dan 40 partisipan dari kalangan dosen dan guru. Presenter dari mahasiswa 334 orang. Sedangkan peserta Business Meeting APSPBI sebanyak 33 orang,” tandas Erwin, yang merupakan alumni S3 Universitas Teknologi Malaysia (UTM).

Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Unismuh Ummi Khaerati Syam menambahkan bahwa tema yang diusung yaitu pembelajaran Bahasa Inggris pada era revolusi industri 4.0.  "Pengajaran bahasa Inggris selama ini membutuhkan masukan dari beberapa ahli dan beberapa pakar. Untuk itu, kegiatan ini diramu dalam bentuk Konferensi yang melibatkan guru, dosen dan mahasiswa," ungkap Kandidat Doktor Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Negeri Makassar ini.

“Dalam kegiatan ini sengaja kita menghadirkan perwakilan dari beberapa universitas dunia, yang kita anggap memiliki inovasi baik di dalam dunia pendidikan dan inovasi sehingga peserta bisa mengaplikasikan,” kata Ummi.
 
Ummi menambahkan, dalam konferensi ini diharapkan sebagai langkah pengambilan keputusan dan akan memberi rekomendasi hasil pembejalaran dari berbagai belahan dunia.
 
“Selain perkembangan zaman, juga untuk merekomendasikan model pendidikan di dunia,” tutup dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *