Senin, 16 Desember 2019
Home/ Berita/ Tiga Fokus Gerakan Nahkoda Baru Pemuda Muhammadiyah Kalteng

Tiga Fokus Gerakan Nahkoda Baru Pemuda Muhammadiyah Kalteng

MUHAMMADIYAH.ID, PALANGKARAYA — Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PW PM) Kalimantan Tengah (Kalteng) menetapkan Priyono sebagai Ketua Umum PW PM Kalteng Periode 2018-2022 melalui Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-X yang diselenggarakan di Asrama Haji Palangka Raya 19-21 Juli 2019. Priyono resmi menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Daryana.

Dalam pemilihan yang dilakukan dengan mekanisme pemilihan formatur sebanyak 11 orang dari 20 calon formatur. Sebanyak 11 formatur terpilih, yakni Jeri Ripaldon, Muhammad Fitriani, Muhammad Zainul, Jaemi Wahyudi, Priyono, Evan Bastian, Suyatman, Saiun, Ihsan MZ, Rakhdinda Dwi Artha Qairi, dan Yandi Novia. Telah bermusyawarah memberikan amanah kepada Priyono sebagai Ketua Umum.

Yandi Novia salah satu formatur menerangkan bahwa, proses terpilihnya Priyono sebagai Ketua Umum berdasarkan musyawarah ke 11 formatur terpilih pada Minggu setelah pelaksanaan pemilihan dan perhitungan suara.

Sebagai ketua terpilih, Priyono mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan. Dia berharap semua tetap bersatu untuk memperjuangkan nilai-nilai Muhammadiyah.

"Terima kasih dukungannya, ini kemenangan bersama dan saya berharap semua tetap bersatu dalam tubuh Pemuda Muhammadiyah untuk memperjuangkan nilai-nilai Muhammadiyah", ujar Priyono.

Menurut Priyono, ada tiga gerakan yang menjadi fokusnya ke depan, yakni mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) Pemuda Muhammadiyah melalui pengkaderan berjenjang, aktif dalam bidang sosial kemasyarakatan dengan berkerjasama dengan semua elemen dan mempersiapkan kader ummat, kader bangsa sebagai bentuk nyata penyempurna persyarikatan.

"Pengkaderan berjenjang akan kami fokuskan karena ini sebagai upaya mempersiapkan SDM Pemuda Muhammadiyah, selain itu selama ini ketua Pemuda Muhammadiyah sebelumnya H. Daryana, SE telah banyak melakukan kegiatan dan gerakan dibidang sosial masyarakat, hal ini juga akan kami teruskan kembali", jelas Priyono.

Sementara, untuk menyiapkan kader umat dan kader bangsa sebagai aksi nyata Pemuda Muhammadiyah berperan untuk bangsa, serta sebagai pelopor, pelangsung, penyempurna Persyarikatan Muhammadiyah. Dilakukan dengan cara menghidupkan kembali korps Mubaligh Pemuda Muhammadiyah, sehingga dari keberadaanya bisa mencetak da’i-da’i yang siap berkhidmat untuk umat dan bangsa. Serta akan dilakukan pelatihan Bela Negara yang dilakukan oleh Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) yang tersebar di 14 Kabupaten/Kota di Kalteng.

Priyono merupakan aktivis yang cukup lama berkiprah di Pemuda Muhammadiyah. Ia meniti jejak organisasinya mulai dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) 2012-2014, kemudian sebagai wakil ketua PWPM Kalteng periode sebelumnya dan kini masih tercatat sebagai Direktur BPH Lembaga Amin Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kalimantan Tengah hingga 2020 nanti. (dyn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *