Selasa, 20 Agustus 2019
Home/ Berita/ Sosialisasi Tangguh Bencana, 19 Desa di Malang Kantongi Kelayakan sebagai Desa Tangguh Bencana

Sosialisasi Tangguh Bencana, 19 Desa di Malang Kantongi Kelayakan sebagai Desa Tangguh Bencana

MUHAMMADIYAH.ID, MALANG - Sejumlah perangkat desa dari 19 desa di kecamatan Sumbermanjing Wetan, kabupaten Malang menghadiri sosialisasi desa tangguh bencana (destana) tsunami di kantor Kepala desa Tambakrejo, kecamatan Sumbermanjing Wetan, kabupaten Malang, Selasa (16/7).

Agenda tersebut menjadi rangkaian Ekspedisi Destana Tsunami BNPB dan MDMC di kabupaten Malang. Kasi Peningkatan Kesadaran Masyarakat BNPB Melissa Aprilia menyebut, ke-19 desa yang ada di wilayah kecamatan Sumbermanjing Wetan tersebut merupakan desa paling rawan terdampak bila terjadi tsunami di pesisir pantai selatan kabupaten Malang.

"Kami sosialisasikan konsep sadar tangguh bencana, utamanya tsunami yang jadi potensi bencana di Malang Selatan kepada aparat desa dan mengenalkan konsep desa tangguh bencana," ujar Melissa.

Tak hanya sosialisasi, para aparat desa tersebut juga mengisi form indikator dasar dan hasil destana di akhir sesi. Outputnya, tiap desa akan mengetahui tingkat kelayakan desanya sebagai desa tangguh bencana yang dinilai berdasarkan 20 indikator.

Sosialisasi ini berjalan paralel. Sembari aparat desa menghadiri sosialisasi di kantor desa, gabungan relawan dari BNPB, MDMC, BPBD, dan relawan mahasiswa melakukan sosialisasi pada masyarakat di 19 desa di kecamatan Sumbermanjing Wetan. Sosialisasi baik kepada aparat desa maupun masyarakat memuat tujuh objek ketangguhan destana.

"Ialah pemukiman, sekolah, kelayakan kesehatan, tempat ibadah, perkantoran, pasar, dan objek vital seperti dermaga," sambung Melissa.

Titik ketiga ekspedisi destana tsunami di kabupaten Malang berakhir di desa Kedung Banteng, kecamatan Sumbermanjing Wetan. Bertempat di rumah ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sumbermanjing Wetan Nuruddin, MDMC bersama Mahasiswa Relawan Siaga Bencana (Maharesigana) melakukan sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan upaya preventif bencana.

Tim kesehatan dari RS UMM juga turut berpartisipasi melalui cek kesehatan gratis bagi warga desa Kedung Banteng.

Sumber: (Isna/ MDMC)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *