Jum'at, 19 Juli 2019
Home/ Berita/ Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris, UM Purworejo Terapkan Metode Berbasis Integrated Edutainment System

Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris, UM Purworejo Terapkan Metode Berbasis Integrated Edutainment System

MUHAMMADIYAH.ID, Purworejo - Guna meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris generasi muda bangsa, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) menginisiasi program Fun English Gate (FEG) di MI Imam Puro Brenggong, Purworejo.

FEG merupakan pembelajaran Bahasa Inggris berbasis Edutainment yang berarti pembelajaran yang memadukan antara Education (pendidikan) dengan Entertainment (hiburan) guna menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, kreatif dan edukatif. Pembelajaran yang atraktif dan edukatif dapat meningkatkan semangat serta pemahaman siswa dalam belajar Bahasa Inggris.

Dalam pelaksanaan program ini, tim pengabdian ini terdiri dari Galuh Kirana Wijayanti (Pendidikan Bahasa Inggris), Eluh Hana Lestari (Pendidikan Bahasa Inggris), Juli Lestari (Pendidikan Bahasa Inggris), dan Reni Nur Cahyo (Teknologi Informasi).

“Kegiatan ini berangkat dari rasa kepedulian kami  terhadap generasi  muda untuk dapat menguasai bahasa Inggris. Mengingat zaman yang telah berkembang pesat yang menuntut kita untuk bisa menyesuaikan diri, salah satunya adalah dengan bahasa. Maka dengan adanya kegiatan ini diharapkan generasi muda Indonesia atau siswa siswi di MI Imam Puro Brenggong pada khususnya telah tertanam sejak dini untuk memiliki semangat tinggi dalam belajar Bahasa Inggris supaya mereka memiliki kemampuan berbahasa Inggris untuk dikembangkan sebagai bekal masa depan mereka di masa yang akan datang,”ujar Galuh Kirana, ketua tim pelaksana,

Selama jangka waktu bulan April hingga Juli pengabdian ini dibagi menjadi 3 tahap, yaitu Fun English Gate (FEG) 1, 2, dan 3. Tiap tahapan memiliki tujuan serta karakteristik tersendiri, dimana pada FEG 1 menitikberatkan pada kemampuan kognitif siswa (material & culture) dalam belajar Bahasa Inggris. Siswa diberi materi pembelajaran dengan berbagai media atraktif yang digunakan untuk menunjang pembelajaran yang berlangsung.

“Disisi lain, pada FEG 2 menitikberatkan pada kemampuan  afektif siswa (storytelling) untuk melatih kepercayaan diri serta kreativitas mereka dengan membuat sendiri media hand puppet (boneka tangan) untuk melakukan storytelling pada pembelajaran. Sedangkan pada FEG 3, siswa dititikberatkan pada kemampuan psikomotorik (nature trip) dengan pengaplikasian materi pembelajaran yang didapat sebelumnya dalam sebuah permainan,” tambahnya. (nisa)

Kontributor: Akhmad Musdani

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *