Minggu, 25 Agustus 2019
Home/ Berita/ Merajut Silaturahim Ukhuwah Sebagai Perwujudan Ahlak Mulia

Merajut Silaturahim Ukhuwah Sebagai Perwujudan Ahlak Mulia

MUHAMMADIYAH.ID, MOROTAI—Memilih tema ‘Merajut Silaturahim Ukhuwah Sebagai Perwujudan Ahlak Mulia’ dalam khutbah Idul Fitri 1440 H di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Alpha Amirrachman, Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pipinan Pusat Muhammadiyah mengajak merekatkan pecahan-pecahan dan serakan persaudaraan umat dan bangsa.

Sebagai manifestasi dari akhlak mulia, silaturahim menjadi benang merah yang mengikat diantara banyaknya perbedaan, baik diantara kalangan umat beragama maupaun sesama putra-putri bangsa. Terlebih diinternal umat Muslim sendiri. Merenungi al Qurán Surat al Hujurat; ayat 10, Alpha menekankan pentingnya persaudaraan sesama umat Muslim tidak boleh di sekat hanya karena perbedaan politik dan kelas sosial.

Menurutnya, Islam sebagai agama yang kaffah mengajarkan pola hubungan sosial yang dilandasi ukhuwah yang bukan hanya berazas pada kepentingan duniawi semata. Terjalinnya ukhuwah di antara sesama umat muslim juga merupakan indikasi atas keimanan seseorang.

“Jika seorang beriman maka ada wujud ukhuwah terhadap sesama mukmin, hal ini sebagai bukti bahwa Islam mengajarkan terbangunnya sistem sosial kemasyarakatan dimana interaksi sosial didalamnya dilandasi rasa kasih sayang, saling mengenal, saling menolong dan saling peduli.” Urai Wakil Ketua Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam, Majelis Ulama Indonesia ini pada (5/6), di Taman Kota Daruba, Morotai Selatan.

Cinta merupakan naluri alamiah yang dimiliki setiap manusia, yang didalamnya memilikii tujuan untuk saling bersama dan berbagi. Sebagai mahluk sosial, manusia mengharuskan untuk berkebutuhan dengan manusia lainnya. Kebutuhan ini digunakan sebagai manusia guna menyalurkan kelebihannya, bukan atas dasar paksaan melainkan dilakukan atas kesadaran cinta. Sehingga didalam Islam terdapat perintah untuk berzakat.

“Maka Islam mewajibkan umatnya untuk berzakat, infaq, dan shodaqoh. Semua syari’at tersebut ditujukan untuk mengajarkan manusia sikap kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama mukmin khususnya, dan sesama manusia pada umumnya.” Ucap Alpha

Diakhir khutbahnya, Alpha Amirrachman memberikan sembilan cara dalam mempererat ukhuwah. Pertama, menunjukkan atau memberitahukan rasa cinta terhadap yang dicintainya. Kedua, saling mendoakan.Ketiga, berikap atau menunjukan sikap gembira ketika berjumpa.Keempat, berjabat tangan. Kelima, saling mencintai, menasehati, saling mengunjungi, saling memberi karena Allah swt.

Selanjutnya, yang keenam adalah dengan cara mengucapkan selamat, seperti yang dikatakan Anas bin Malik dari Sabda nabi Muhammad SAW “Barangsiapa bertemu saudaranya dengan membawa sesuatu yang dapat mengembirakannya, pasti Allah akan mengembirakannya pada hari kiamat.” Ketuju, memberikan hadiah. Kedelapan, memperhatikan dan membantu saudaranya. Dan yang kesembilan adalah dengan memenuhi hak-hak ukhuwah saudaranya, di antaranya mengunjungi saudaranya yang sedang sakit dan mengantarkannya ke liang kubur ketika ia wafat.(aan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *