Selasa, 18 Juni 2019
Home/ Berita/ Sepatu Karya Mahasiswa UMM Dipasarkan di Jepang

Sepatu Karya Mahasiswa UMM Dipasarkan di Jepang

MUHAMMADIYAH.ID, MALANG – Sepatu four in one karya tiga mahasiswa Progam Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menarik minat masyarakat Jepang. Bahkan produknya dalam waktu mendatang akan resmi di pasarkan di Jepang.

Salah seorang anggota tim, Syahmi Kafin Fahreza, mengemukakan sepatu four in one (4 in 1) tersebut diberi label Setiawan Mungil alias Sepatu Batik Four in One Multifungsi.

"Saat kami melakukan survei untuk memastikan kualitas sepatu di sejumlah negara, ada pemuda asal Jepang yang menawarkan diri menjadi reseller dan sepatu 4 in 1 itu akan dihargai lebih mahal," kata Syahmi, pada Kamis (23/5).

Harga sepasang sepatu 4 in 1 karya mahasiswa UMM ini dibanderol Rp700 ribu, namun pemuda asal Jepang yang akan reseller itu memberikan harga lebih tinggi dan di Jepang akan dijual seharga Rp1,5 juta sepasang.

Kata Syahmi, Jepang memang sangat berminat terhadap produk-produk inovasi, terlebih produk 4 in 1 atau Setiawan Mungil yang tidak meninggalkan kekhasan dan menyentuh unsur budaya Indonesia yakni batik.

Diunggkapkan pula oleh Syahmi, saat ini ada beragam jenis alas kaki berdasarkan situasi dan kondisi yang dihadapi. Hal tersebut memungkinkan sebagian wanita untuk memiliki beberapa jenis alas kaki. Jika dihadapkan pada situasi yang berbeda dengan selang waktu yang berdekatan, akan merepotkan penggunannya untuk membawa banyak alas kaki.

Berangkat dari kondisi tersebut, tiga mahasiswa dari Prodi Manajemen itu, yakni Syahmi Kafin Fahreza, Dita Fomara Tuasikal, dan Muhammad Fitrah Ashary Bangun, membuat produk Sepatu Batik Four in One Multifungsi yang juga diikutsertakan dalam Program Kreativitas Mahasiswa–Kewirausahaan (PKM-K) Ristekdikti 2019.

Syahmi mengaku ide itu muncul ketika ada keluhan dari konsumen wanita, yang jika berpergian selalu membawa banyak macam sepatu dan sandal. "Dari situlah kita mencoba untuk membantu memberi solusi all in one," jelasnya.  

Selain memiliki keunggulan dalam menjalankan empat bentuk dan fungsi yaitu sebagai sneaker, wedje, boot dan sandal, sepatu karya mahasiswa UMM ini juga menggunakan pesona batik untuk menyasar pasar internasional. Bahkan, sebelum pembuatannya mereka mereka melakukan survei ke mancanegara dan mendapatkan hasil yang positif.

Tidak hanya dibuktikan melalui survei saja ketiga mahasiswa UMM dalam membuat produknya, juga beberapa kali diikutsertakan dalam perlombaan. Penghargaan yang pernah diterima di antaranya adalah Juara 1 National Bussines Plan Asia Andalas 2019, Juara 1 Expo National Bussines Plan Festival Universitas Kristen Satya Wacana 2019. (Andi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *