Minggu, 25 Agustus 2019
Home/ Berita/ Dosen Farmasi UM Purwokerto Raih Penghargaan dalam Pekan Imunisasi Dunia

Dosen Farmasi UM Purwokerto Raih Penghargaan dalam Pekan Imunisasi Dunia

MUHAMMADIYAH.ID, PURWOKERTO – Rasa bangga dan bahagia tidak bisa diungkapkan seorang Didik Setiawan , sebab Dosen Farmasi Universitas Muhammadiyah (UM) Purwokerto  ini kembali menorehkan prestasinya. Setelah terpilih menjadi satu-satunya peneliti dari Indonesia oleh World Health Organization (WHO), belum lama ini, Didik baru saja mendapatkan penghargaan dari Kementrian Kesehatan RI.

Dosen yang merampungkan studi doktoralnya di negeri Kincir Angin (Belanda) ini mendapat penghargaan untuk dedikasi dalam program imunisasi dalam bentuk karya tulis terbaik yang terpublikasi internasional. Penghargaan tersebut di berikan dalam hari pekan imunisasi dunia 2019 di gedung Kemenkes RI.

Didik terpilih setelah penelitiannya tentang vaksin HPV untuk kanker serviks yang sudah di publikasikan di jurnal internasional. Ia mengaku sangat bersyukur bisa mendapatkan penghargaan tersebut.

"Senang sekali, sangat bersyukur karena penelitian saya diniali baik untuk Indonesia. Apalagi, ini kan lomba yang diikuti seluruh orang di Indonesia, dan hanya dipilih 5 orang yang kebanyakan dari Jakarta," kata Didik saat ditemui redaksi Muhamamdiyah.id, Kamis (25/4).

Sementara itu, Rektor UM Purwokerto, Anjar Nugroho mengatakan sangat mengapresiasi prestasi Didik Setiawan yang telah mengharumkan nama UM Purwokerto di kancah nasional hingga internasional.

Anjar bersyukur dan mengapresiasi terpilihnya Didik Setiawan Dosen Farmasi yang berhasil meraih penghargaan dari Mentri Kesehatan Republik Indonesia dalam rangka hari pekan imunisasi dunia 2019. Penghargaan diberikan atas dedikasinya dalam program imunisasi dalam bentuk Karya Tulis Terbaik Terpublikasi Internasional.

Alhamdulillah, selamat untuk pak Didik Setiawan. Semoga mampu memberikan inspirasi bagi dosen UMP untuk terus berkarya,” kata  Anjar.

Lebih lanjut, Ia mengungkapkan, UM Purowkerto memberikan ruang seluas-luasnya kepada para dosen untuk mengembangkan diri dalam keilmuannya, sesuai konsentrasi ilmu yang ia miliki.

“Khusus untuk Pak Didik penghargaan ini sebagai cambuk untuk semakin meningkatkan prestasi dan kiprah baik secara nasional maupun internasional. Dari UM Purwokerto untuk Indonesia,” pungkasnya. (syifa)

Sumber : Tegar

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *