Minggu, 25 Agustus 2019
Home/ Berita/ Ketum dan Sekum Muhammadiyah Hadiri Pertemuan di Kediaman Wapres Jusuf Kalla

Ketum dan Sekum Muhammadiyah Hadiri Pertemuan di Kediaman Wapres Jusuf Kalla

MUHAMMADIYAH.ID, JAKARTA – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pada Senin (22/4) malam mengundang sejumlah perwakilan ormas Islam dan tokoh agama ke kediamannya.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam kesempatan itu diwakili oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti.

Abdul Mu’ti menyampaikan, pertemuan tersebut membahas isu kebangsaan dan juga menciptakan situasi damai pasca Pemilu.

“Pentingnya pemimpin Ormas Islam mendukung terciptanya situasi yang kondusif pasca Pemilu, terutama dinamika politik terkait pemilihan presiden dan wakil presiden,” jelas Mu’ti.

Mu’ti menilai pentingnya silaturrahim para elit politik khususnya antara pasangan calon presiden-wakil presiden dan para pendukungnya.

“Pertemuan ini juga bertujuan untuk memperkuat dukungan penyelesaian masalah Pemilu melalui jalur hukum melalui Mahkamah Konstitusi dan mendorong KPU dan Bawaslu untuk bekerja lebih baik lagi,” imbuh Mu’ti.

Pertemuan tersebut juga membahas gagasan dan masukan untuk memperbaiki sistem Pemilu pada 2024.

Sementara Haedar Nashir dihadapan awak media menyampaikan bahwa,  perlu adanya pemulihan suasana di masyarakat usai Pemilu untuk meredam gejolak politis.

“Muhammadiyah mendorong semua pihak menggerakan masyarakat kembali ke aktivitas rutinnya,” jelas Haedar.

Menurut Haedar, jika terus terjadi mobilisasi massa menentang kecurangan Pemilu, maka ketegangan usai Pemilu tidak akan pernah selesai. Haedar menambahkan kunci untuk meredam suasana panas usai Pemilu dapat dilakukan oleh para pasangan calon presiden, pendukung partai dan politisi.

Menurut Haedar, para tokoh partai dan politisi bertanggung jawab atas keberhasilan Pemilu 2019, termasuk menciptakan situasi yang damai dalam proses Pemilu. Pertemuan itu ditujukan untuk meredakan ketegangan politik antarpendukung usai Pemilu dilakukan.

"Kami percaya bahwa mayoritas masyarakat dan para tokoh di negeri ini ingin Pemilu berakhir dengan baik, dengan sukses dan satu-satunya jalan saya yakin juga semua berpaham ke situ," tutup Haedar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *