Kamis, 25 April 2019
Home/ Berita/ Ruh Dakwah Muhammadiyah Konsisten Bantu Selesaikan Masalah Masyarakat Marginal

Ruh Dakwah Muhammadiyah Konsisten Bantu Selesaikan Masalah Masyarakat Marginal

MUHAMMADIYAH.ID, BANTUL — Bukan hanya mengurusi suatu persoalan yang besar seperti halnya politik kebangsaan, ruh dakwah Muhammadiyah juga masih konsisten mengurusi persoalan masyarakat marginal atau mustadhafin yang kebanyakan orang menganggap sebagai persoalan yang kecil.

Hal tersebut disampaikan oleh Agung Danarto, Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah saat meresmikan Padasan Mardiko, di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, Bantul.

Agung menjelaskan, sesuatu itu dimulai dari persoalan yang kecil kemudian menjadi besar. Jika sebuah organisasi sosial kemasyarakatan gagap dalam menangani persoalan yang sekalanya kecil, lalu bagaimana mereka menggentaskan persoalan yang skalanya besar.

Mengambil contoh yang dilakukan Majelis Pemberdayaan Masayrakat (MPM) PP Muhammadiyah terkait kepedulian terhadap kesehatan pemulung dengan membangun Padasan atau tempat cuci tangan, Agung menilai langkah kecil dan konsisiten yang dilakukan MPM menjadi contoh konkrit apa yang dijelaskan diatas.

“Dimulai dari hal yang kecil, dengan cuci kaki dan tangan yang memiliki dampak terhadap kesehatan diri dan keluarga, termasuk juga masyarakat,” katanya.

Sebagai sebuah organisasi, pemahaman terhadap persoalan akar rumput di masyarakat diperlukan. Karena dengan memahami persoalan tersebut, kemudian bisa memetakan titik-titik yang menjadi program garapan dakwah sebuah organisasi.

“Dengan pembuatan padasan juga bukan memiliki kaitan keduniaan seperti kesehatan, tapi juga ada kaitan ke akhirat,” tambahnya

Pelajaran tentang bersuci dalam beberapa kitab fikih sering ditempatkan pada pembahasan pertama. Maka, pembuatan tempat untuk bersuci seperti padasan memiliki kaitan dengan urusan ibadah. Karena adanya padasan juga bisa dipakai sebagai tempat berwudhlu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *