Kamis, 25 April 2019
Home/ Berita/ Sukseskan Pelaksanaan Pemilu, UMY Terjunkan Mahasiswa sebagai Pengawas Pemilu

Sukseskan Pelaksanaan Pemilu, UMY Terjunkan Mahasiswa sebagai Pengawas Pemilu

MUHAMMADIYAH.ID, BANTUL-- Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) lepas mahasiswanya untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang kali ini terkait dengan Pengawasan Pemilu 2019, Rabu (20/3) di Ruang Sidang Utama Gedung AR Fakhruddin B, kampus terpadu UMY.

Gatot Supangkat, Ketua Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengembangan Masyarakat (LP3M) UMY dalam sambutannya mengatakan, KKN tematik tentang pengawasan pemilu merupakan hasil dari kerjasama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia (RI) yang telah sejak lama terjalin. Namun, untuk yang kali ini wujud dari kerjasama teresebut diimplementasikan dengan bentuk konkrit yaitu penerjuanan mahasiswa melalui KKN.

Gatot menambahkan, bentuk konkrit atas kerjasama antara UMY dan Bawaslu RI pada bulan Januari 2019 juga telah mendeklarasikan Desa Anti Politik Uang (APU), di Desa Hargomulyo, Kokap, Kabupaten Kulonprogo.

"KKN ini merupakan rangkaian panjang atas kerjasama yang kami (red; UMY dan Bawaslu RI) lakukan beberapa waktu lalu, berupa Desa APU,” tambahnya.

Deklarasi Desa APU diharapkan bisa menjadi percontohan bagi daerah lain. Gatot menerangkan, pola kerja nyata yang akan dilakukan mahasiswa yang tergabung dalam KKN tematik ini adalah untuk mengikuti dan mengamankan pesta demokrasi, mulai dari pra pemilu, hari H dan pasca Pemilu. Yang akan tersebar di 5 Kabupaten Kota di DIY, dengan rincian Kota Yogyakarta 3 titik, Bantul 7 titik, Sleman 2 titik, Kulonprogo 4 titik, dan Gunung Kidul 6 titik.

Sementara itu, Bagus Sarwono, perwakilan dari Bawaslu DIY menyatakan rasa terima kasih kepada UMY yang telah menjalin kerjasama dan bersedia membantu tugas pengawasan pesta lima tahunan ini dengan menerjunkan mahasiswanya dalam bentuk KKN.

"Kerjasama Muhammadiyah untuk bangsa sudah terjalin sejak lama, yang disokong dengan ide-ide baru seperti yang pernah dilakukan oleh pendirinya, KH Ahmad Dahlan,” ungkapnya.

Dilanjut dengan amanat oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UMY, Sukamta kepada mahasiswa yang akan mengikuti KKN, Sukamta berpesan untuk menjadikan segala proses dalam kegiatan KKN ini sebagai tempat untuk belajar. Kemudian hasil dari proses belajar ini bisa direplikasikan ke tempat lain yang membutuhkan perhatian.

Ia juga meminta kepada mahasiswanya dalam berkegiatan selama KKN untuk melibatkan hati yang penuh cinta, sebagai pedoman dalam menyemai kebahagiaan dan pencerahan bagi umat disekeliling tempat tingal KKN nanti.

"Hadirkan dirimu di lokasi KKN dengan hati dan cinta, sehingga kehadiran kalian di tengah-tengah umat mampu membawa dan memberikan kebahagiaan dan pencerahan bagi mereka,” pesannya.

Acara KKN ini selain sebagai program pengabdian masyarakat dan rangkaian akademik, juga sebagai wadah penelitian yang nanti hasilnya akan digunakan sebagai basis data dalam penanganan kasus-kasus sosial yang ada. (an)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *