Jum'at, 19 Juli 2019
Home/ Berita/ MDMC Gandeng UMY Wujudkan Kampus Tangguh Bencana

MDMC Gandeng UMY Wujudkan Kampus Tangguh Bencana

MUHAMMADIYAH.ID, BANTUL – Terjadiya gempa pada tahun 2006, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) sempat mengalami beberapa retakan, kendati tidak menimbulkan kerusakan. Tidak hanya itu, kontur tanah di UMY juga mengalami penurunan 1-5 cm.

Atas dasar inilah Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah, Budi Setiawan melalui MDMC mengajak UMY menjadi kampus tangguh bencana. Baik tangguh struktur banggunannya ataupun menejemen dan personilnya. 

“Untuk mendukung adanya kampus tangguh ini pada tanggal 22-24 Maret 2019 di UMY akan diselenggarakan pelatihan relawan bencana tidak hanya melibatkan mahasiswa, tepati juga melibatkan dosen,” papar Budi.

Menurutnya, kampus tangguh bencana yang nantinya  diimplementasikan di kampus Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dimaksudkan agar setiap fakultas itu care (peduli) terhadap bencana.

“Setelah adanya penandatanganan komitmen kampus tangguh bencana ini, UMY kedepan ketika ada terhadi bencana dimanapun siap relawannya,” paparnya.

Komitmen kampus tangguh bencana disampaikan Hilman Latief, Wakil Rektor UMY Bidang Kemahasiswaan sebagai komitmen UMY mendukung kesiapsiagaan terhadap bencana.

“UMY sejak bulan lalu sudah melakukan reqruitmen dengan membentuk tim relawan bencana UMY yang siap diikutkan dalam pelatihan relawan yang diselenggarakan MDMC PP Muhammadiyah pada tanggal 22-24 Maret 2019,” ujarnya.

Disampaikan juga oleh Hilman, UMY melui kemahasiswaan sudah mendorong UKM Mapala, KSR dan Menwa untuk punya wawasan terkait kebencanaan sehingga nantinya ketika dikirimkan menjadi relawan bencana mahasiswa betul-betul bisa menangani dan membantu kebencanaan.

“Bentuk komitmen UMY terhadap kepeduliaan kebencanaan juga diwujudkan melalui donasi kepada mahasiswa korban Gempa Palu dan Lombok sebesar Rp. 3,4 Miliar yang diserahkan simbolik pada (14/3/2019) lalu,” ujar Hilman.

Komitmen UMY sebagai kampus tangguh bencana di tandai dengan penandatanganan oleh Bernardus Wisnu Widjaja (Debuti Pencegahan Kesiapsiagaan BNPB), Budi Setiawan (Ketua MDMC PP Muhammadiyah) dan Hilman Latief (Wakil Rekor UMY Bidang Kemahasiswaan) dalam sesi akhir Bincang-Bincang Bencana Mengenang Sang Pedongeng Geologi Pakde Rovicky, pada (16/3/2019) di Ruang Peremuan Pasca Sarjana, UMY. (Andi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *