Rabu, 17 Juli 2019
Home/ Berita/ UNISA Terus Tingkatkan Kemampuan Soft Skill Mahasiswa

UNISA Terus Tingkatkan Kemampuan Soft Skill Mahasiswa

MUHAMMADIYAH.ID, YOGYAKARTA —Terus lakukan perbaikan mutu, Program Studi (Prodi) Komunikasi Fakultas Ekonomi, Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) mendapat giliran untuk dilakukan Assesment Lapangan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) mulai 14 sampai 16 maret 2019.

Wuri Rahmawati, Ketua Prodi Komunikasi Unisa mengatakan, assesment yang dilakukan oleh BAN-PT sebagai bentuk usaha perbaikan kualitas Prodi.

“Mengingat ini adalah jurusan baru di Unisa, kami tidak berharap muluk-muluk. Tapi usaha untuk menjadi lebih baik harus dimaksimalkan,” katanya.

Prodi Komunikasi Unisa menargetkan pada tahun 2035 menjadi rujukan secara nasional berkaitan dengan isu Komunikasi dan Kesehatan. Untuk menuju targetan tersebut memang membutuhkan waktu, Wuri menjelaskan tahapan menuju target tersebut dimulai dengan perbaikan yang dibuktikan dengan niali yang didapat dari akreditasi yang dilakukan oleh BAN-PT.

Wuri berharap, hasil dari assesment lapangan yang dilakukan BAN-PT menjadi pemicu semangat untuk semakin meninggkatkan mutu Prodi Ilmu Komunikasi yang saat ini dinahkodahinya.

“Hasil yang diharapkan dari Akreditasi tentu nilai yang memuaskan. Karena dengan niali baik yang didapatkan menjadi bukti standar mutu yang ada memang baik. Sehingga Prodi Ilmu Komunikasi bisa mencetak lulusan yang sesuai dengan kebutuhan zaman,” ungkap Wuri.

Sementara itu, yang melakukan Assesment Lapangan yang dilakukan oleh BAN-PT selama tiga hari adalah Turnomo Rahadjo dan Prahastiwi Utari.

Wuri berpesan kepada mahasiswa angkatan pertama Ilmu Komunikasi untuk terus meninggkatkan kemampuan, bukan hanya di bidang akademik tapi juga non-akademik. Kemampuan tersebut saat ini diperlukan di kompetisi era revolusi industri.

“Mahasiswa Komunikasi lulusan angakatan pertama tahun 2020 nanti, selain harus memiliki kecakapan sesuai dengan bidang akademik yang digelutinya saat ini. Juga harus ditunjang dengan kemampuan soft skill sebagai modal dalam bersosialisasi dengan masyarakat secara luas,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *