Selasa, 19 Maret 2019
Home/ Berita/ LPP Aisyiyah Canangkan Literasi untuk Politik Perempuan Bermartabat

LPP Aisyiyah Canangkan Literasi untuk Politik Perempuan Bermartabat

MUHAMMADIYAH.ID, YOGYAKARTA – Kemunculan diskusi  politik yang ada di ruang publik terkhusus media sosial dimana kebenaran informasi belum tentu kebenarannya atau dis-insformasi menjadi perhatian serius Lembaga Penelitian dan Pengembangan (LPP) Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah dengan menghadirkan Diskusi Publik “Media Literasi untuk Politik Perempuan Bermartabat”, pada Sabtu (16/2/2019) di Grha Suara Muhammadiyah.

Ketua LPP ‘Aisyiyah, Alimatul Qibtiyah dalam pengantar sambutanya mengatakan, ‘Aisyiyah sebagai gerakan perempuan muslim berkemajuan harus bisa melakukan media literasi khususnya di media sosial agar bisa mengedukasi dan mencerahkan para pemilih. Bukan justru terlibat bersitegang di media sosial karena bersebrangan pilihan politik.

“Selain menghadirkan media iterasi sebagai pencerahan, ‘Aisyiyah harus bisa menyuarakan hak-hak dan kepentingan perempuan dalam politik melalui para caleg-caleg yang ingin berkontestasi dalam pemilihan legislatif dan pemilihan presiden,” sambutnya.

Ketua PP ‘Aisyiyah, Susilaningsih Kuntowijoyo berharap acara diskusi publik LPP ‘Aisyiyah ini mampu menghadirkan perpektif perempuan berkemajuan lewat media literasi. “Diskusi ini menjadi langkah yang bagus bahwa ‘Aisyiyah tidak alergi politik, apalagi LPP ‘Aisyiyah sudah menerbitkan buku Panduan Pendidikan Politik bagi Perempuan,” ungkapnya.

Tambahnya, semoga adanya forum ini tidak hanya berhenti pada urusan politik dan kampanye saja, tetapi harus menjadi bagian seluruh kehidupan dan langkah-langkah ‘Aisyiyah terus menyerukan dan mengawal perspektif perempuan berkemajuan lewat para legislatif yang terpilih.

“Sekarang ini isu-isu perempuan dalam kampanye politik seperti tidak ada lagi, dimana quota 30% perempuan dalam parlemen tidak lagi menjadi pembahasan. Contoh lain adalah tawaran harga pokok kepada emak-emak apakah itu cukup menjadi isu menarik perempuan? Karena masih ada hal besar lain dari isu perempuan,” ungkapnya.

Diskusi Publik ini menghadirkan pembicara diantaranya Leonardo C. Epafras (Core Faculty, ICRS Universitas Gadjah Mada), Robby Habiba Abror (Ketua MPI PWM DIY), dan Khusnul Hidayah (Wakil Ketua LPP ‘Aisyiyah). (Andi)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *