Sabtu, 16 Februari 2019
Home/ Berita/ IPM Karanganyar Persiapkan Kader Menyambut Era Disrupsi

IPM Karanganyar Persiapkan Kader Menyambut Era Disrupsi

MUHAMMADIYAH.ID, KARANGANYAR – Perubahan menjadi sebuah keniscayaan dan sunatullah dalam sebuah perjalanan perkembangan dunia. Kesiapan dan kemampuan menghadapi perubahan menjadi sebuah tantangan dan peluang yang tidak bisa dihindari dalam meraih keberhasilan memenangi kompetisi.

Terlebih dengan adanya Era Disrupsi memasuki Revolusi Industri 4.0 menjadi salah satu tantangan tersediri bagi pelajar Muhammadiyah. Mengingat akan pentingnya hal ini, kader-kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Karanganyar diberikan materi soal Era Disrupsi dalam Pelatihan Kader Melati 1 yang berlangsung selama dua hari, pada 18-19 Januari 2019 bertempat di SMA Muhammadiyah 5 Karanganyar.

Menurut Agus Salim, Ketua Panitia Pelatihan Kader Muda Taruna Melati 1 PDM IPM Kabupaten Karanganyar, beberapa kegiatan dan materi diberikan kepada peserta selain materi pokok kerjasama dengan KPU Kabupaten Karanganyar.

“Salah satu materi yang kami berikan adalah materi wawasan keilmuan tentang Era Disrupsi / Era Disruption yang kami mintakan pengisi materi dari Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PDM Karanganyar”, kata Agus.

Agus berharap, adanya materi tentang Era Disrupsi kader IPM lebih memahami apa itu Era Disrupsi serta tantangan apa yang harus dihadapapi beberapa tahun kedepan ketika akan memasuki dunia kerja.

Adapun materi disampaikan oleh Wakil Ketua MPI PDM Karanganyar, Joemadi yang yang menyammpaikan “Era Disrupsi, Peluang dan Tantangan” dengan mengulas perkembangan era-era revolusi industri sebelumnya dengan teknologi yang menandai pada setiap masanya.

“Era Revolusi Industri tahap 1 dengan ditandai munculya teknologi mesin ketel uap hingga sekarang memasuki revolusi industri tahap 4 yang ditandai dengan Cyber Teknologi sebagai basisnya, masing-masing tentu memberikan peluang dan tantangan tersendiri” kata Joemadi

“Mengutip pendapat Rhenal Khasali seorang professor ekonomi dari Universitas Indonesia mengenai Era Disrupsi sebagai sebuah era inovasi, menggantikan sistem lama menjadi sistem baru. Era disruption menggantikan teknologi lama yang serba fisik menjadi teknologi digitl yang benar-benar baru yang sangat efektif dan efisien,” tambahnya.

Wakil Ketua MPI PDM Karananyar itu juga mengingatkan, diamana Era Disrupsi  ditandai dengan segeala sesuatu yang serba digital berbasis internet selain menjadikan banyak kegitan dan usaha menjadi efekti dan efisien tentunya juga menjadi tantangan bagi angkatan kerja khususnya di Indonesia yang saat ini berpenduduk sekitar 265 juta jiwa.

Pemateri juga berharap, IPM mempersiapkan kader-kadernya dalam menghadai era ini, setidaknya ada 10 keahian yang harus dipersiapkan dan dimiliki oleh kader IPM yaitu : Complex problem solving, Critical thinking, Creativity, People Management, Coordinating with others, Emotional intelligence, Judgement and decision making, Service orientation, Negotiation dan Cognitive Flexiblelity.

Pelatihan Taruna Melati 1 IPM Kabupaten Karanyar yang diikuti oleh 58 sekaligus dijadikan media untuk mengadakan Seminar Pemilih Pemula kerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar. (Andi)

Sumber: MPI PDM Karanganyar 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *