Minggu, 25 Agustus 2019
Home/ Berita/ Kisah Jaenudin, Pernah Menjadi Loper Koran Hingga Jabat Rektor IBM

Kisah Jaenudin, Pernah Menjadi Loper Koran Hingga Jabat Rektor IBM

MUHAMMADIYAH.ID, BEKASI– Ahmad Jaenudin kini menjabat posisi tertingginya di Intitut Bisnis Muhammadiyah (IBM) Bekasi, ia resmi dilantik sebagai Rektor untuk periode 2019-2023, pada Rabu (16/1).

Sejumlah riwayat masa lalu pernah ia jalani hingga mengantarkan posisinya saat ini, mulai dari Loper Koran HU Pikiran Rakyat tahun 1994 hingga 1997. Selepas lulus dari IAIN Bandung pada 1998, Jaenudin berhenti menjadi loper koran karena diangkat menjadi staf pengajar kursus komputer di Bina Informatika Bandung, kemudian menjadi distributor Utama Penerbit Irsyad Baitusalam Bandung.

Jenudin yang juga aktif di Muhammadiyah pada tahun 1998 pun diangkat menjadi Sekretaris Eksekutif PP Pemuda Muhammadiyah di Jakarta hingga tahun 2000, kemudian diangkat menjadi dosen tidak tetap di STIE Muhammadiyah Jakarta (2012-2014). 

Pria kelahiran Kuningan 25 Januari 1974 ini justru bangga dengan masa lalunya itu dan dalam daftar riwayat hidupnya dia letakkan di posisi paling atas; Loper Koran HU Pikiran Rakyat Bandung dari 1994 hingga 1997.

 “Ya, ketika itu saya sambil kuliah sambil jadi loper koran Pikiran Rakyat Bandung. Waktu itu saya kuliah di IAIN Bandung. Banyak juga sih teman yang ngeledekin saya, kok mau sebagai loper Koran. Sepanjang pekerjaan itu halal ya tetap akan saya jalani,” ujarnya pada, Selasa (15/1).

Jaenudin juga menjadi Kepala Kantor PP Muhammadiyah dari 2005 hingga sekarang, Wakil Rektor IBM Bekasi sejak 2015 – 2019, dan besok dilantik menjadi Rektor IBM Bekasi periode 2019-2023.

Proses pemilihan Rektor IBM Bekasi dilakukan melalui tahap pemilihan oleh Rapat Anggota Senat IBM Bekasi Kemudian menghasilkan empat kandidat calon rektor melalui proses fit and proper test di Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat di Bandung.

Kemudian, hasil fit and proper tersebut menghasilkan penilaian PWM Jabar dan PWM mengusulkan nama-nama untuk dipilih oleh majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah di Yogyakarta. Kemudian mendapatkan SK dari PP Muhammadiyah atas nama Jaenudin menggantikan rektor sebelumnya, Suryatmono. (Andi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *