Selasa, 25 Juni 2019
Home/ Berita/ Kesbangpol Karanganyar Rangkul Muhammadiyah Wujudkan Stabilitas Politik

Kesbangpol Karanganyar Rangkul Muhammadiyah Wujudkan Stabilitas Politik

MUHAMMADIYAH.ID, KARANGANYAR –Memasuki tahun 2019 yang merupakan tahun politik dengan adanya pemilu secara bersamaan yaitu pemilihan presiden dan pemilihan legislatif dibutuhkan terwujudnya stabilitas politik ekonomi sosial budaya pertahanan dan keamanan (ipoleksosbudhankam) secara nasional termasuk di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Hal tersebut diwujudkan dengan adanya kunjungan silaturahim Kepala Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bersama Polres, Kodim, Satpol PP dan Kemenag Kabupaten Karanganyar ke Gedung Dakwah Muhammadiyah Kabupaten Karanganyar, pada Kamis (10/1). Rombongan silaturahmi dipimpin oleh Agus Cipto Waluyo, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Karanganyar diterima jajaran PDM Karanganyar.

Agus dihadapan para pimpinan Muhammadiyah dan ortom PDM Karanganyar menyampaikan maksud kunjungannya yang tidak lain ingin mempererat hubungan dengan Muhammadiyah.

“Kami bersama rombongan yang terdiri dari Komandan Kodim 0727, Polres yang diwakili bapak Kanit 3 Intelkam, Kepala Satpol PP dan Kemenag hadir untuk lebih mempererat hubungan dengan Muhammadiyah Karanganyar, meskipun secara personal sudah ada kedekatan dengan beberapa pimpinan di sini,” kata Agus Cipto.

“Sepenuhnya kami memahami bahwa Muhammadiyah sebagai salah satu pendiri Republik Indonesia ini sangat berkomitmen dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, yang,” katanya.

Agus berharap, Kesbangpol sebagai unsur pembantu Bupati di Kabupaten Karanganyar yang menangani bagaimana mewujudkan adanya stabilitas ideologi, politik, ekonomi, sosial, dan budaya sangat berkepentingan untuk menjalin hubungan dan meningkatkan peran Muhammadiyah yang sangat positif dalam menjaga kesatuan kesatuan bangsa.

Terkait dengan adanya tahapan-tahapan pemilu yang sudah berjalan khususnya dalam kontestasi pilres dan pileg, Kepala Badan Kesbangpol Karanganyar meminta dan mengingatkan agar bisa menjaga suasana kondusif menghindari pengaruh-pengaruh negatif yang dihembuskan orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Utamanya efek dari berita hoax dan ujaran kebencian yang bisa memecah belah masyarakat.

“Dalam kesempatan ini kami selain ingin meningkatkan silaturahmi dan bersinergi dengan Muhammadiyah juga berharap adanya masukan-masukan serta saling bertukar informasi, khususnya dalam lima bidang ipoleksosbud tadi,” tandas Agus.

Kasdim Kodim 0727 Karanganyar Suwarko mewakili Komandan Kodim meyampaikan peran dari TNI dalam menjaga keamanan dan kerawanan terkait instabilitas yang timbul, sebagai amanah undang-undang kepada TNI.

Sementara itu Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Karanganyar, Muhammad Samsuri menerima dan menanggapi silaturahmi dari Kesbangpol menyampaikan komitmen Muhammadiyah dalam berbangsa dan bernegara.

“Komitmen kami (Muhammadiyah) terhadap republik ini tentunya tidak perlu dipertanyakan lagi, karena sejak pendirian dan mengisi kemerdekaan Muhammadiyah senantiasa aktif. Bahkan para pendiri NKRI ini sebagiannya adalah tokoh-tokoh Muhammdiyah mulai Soekarno, Ki Bagus Hadi Kusumo, Kasman Singodimejo dan lain-lain masih banyak,” kata Muhammad Samsuri.

“Melalui putusan Muktamar 47 di Makasar Muhammadiyah kembali menegaskan tentang komitmen berbangsa dan bernegara, dimana NKRI ini adalah “darul ahdi wa syahadah”. Sebuah bentuk negara yang merupakan kesepakatan final bagi Muhammadiyah, meskipun kami tidak menggunakan diksi NKRI Harga Mati, ” tegas Muhammad Samsuri..

Ada dua hal masukan kepada pihak pemerintah melalui Kesbangpol Karanganyar pada silatuahmi ini yaitu pentingya sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat tentang konsekuensi mendistribusikan hoax sesuai ancaman UU ITE pasal 45, dan masukan pentingnya pendidikan politik masyarakat yang seharusnya menjadi salah satu tugas partai politik namun jarang disentuh. (Andi)

Sumber: MPI PDM Karanganyar 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *