Senin, 27 Mei 2019
Home/ Berita/ IMM STAIMS Diskusikan ‘Kawasan Merah Yogyakarta’

IMM STAIMS Diskusikan ‘Kawasan Merah Yogyakarta’

MUHAMMADIYAH.ID, YOGYAKARTA --  Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Rasyid Ridho Sekolah Tinggi Agama Islam Masjid Syuhada (PK IMM STAIMS) mengadakan diskusi “Kawasan Merah Yogyakarta” pada Sabtu (29/12) di langgar Al-Jabbar Pringgokusuman.  Acara ini diadakan atas kerjasama PK IMM Rasyid Ridho dan Syahid Foundation dalam rangka pemberdayaan masyarakat kawasan merah Yogyakarta.

Baharuddin Rohim, Ketua PK IMM Rasyid Ridho mengatakan bahwa, kegiatan ini adalah langkah awal mahasiswa sebagai kaum akademisi untuk mengurai permasalahan yang ada pada tubuh Sarkem.

“Selanjutnya gerakan-gerakan pemberdayaan akan di kawal secara taktis dan strategis sebagai upaya rebranding Sarkem," ujarnya.

Kemudian Isnanita Noviya, Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M STAIMS) menuturkan bahwa dampak lokalisasi pada masyarakat harus dijadikan hal prioritas untuk menjadikan gerakan pemberdayaan tepat sasaran.

Turut hadir sebagai pemateri, Ketua LSBO (Lembaga Seni Budaya dan Olahraga) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta, Arif Hidayat. Arif menuturkan, persoalan Sarkem adalah persoalan bersama.  

"Menjadi hal tabu bagi kebanyakan kaum intelektual muda khususnya memaknai makna Sarkem selalu dibarengi dengan image negatif. Padahl, Sarkem menurut beberapa literatur mempunyai dua arti, pertama Sarkem berasal dari sosok nama "Nyi Sarikem" wanita nakal tersohor saat itu, kedua Sarkem berasal dari singkatan pasar kembang," jelasnya.

Selanjutnya, diskusi ini akan berlanjut sampai pada tataran praksis gerakan pemberdayaan kawasan merah Yogyakarta. (nisa)

Sumber:Tim Media IMM Rasyid Ridho

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *