Minggu, 26 Mei 2019
Home/ Berita/ Wakili Indonesia, Mahasiswi UMS Raih Juara Kejuaraan Pencak Silat Dunia 2018

Wakili Indonesia, Mahasiswi UMS Raih Juara Kejuaraan Pencak Silat Dunia 2018

MUHAMMADIYAH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi, pasalnya melalui Dela Kusumawati berhasil mendapatkan mendali perak dalam kejuaraan 18th Word Pencak Silat Championship 208 yang berlangsung di Singapura. Mahasiswi semester III Pendidikan Olahraga (POR), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UM Surakarta itu mewakili Indonesia pada nomor tanding puteri kelas C 55-60 kilogram (kg).

Pada kejuaraan silat dunia yang berlangsung pada 13-16 Desember 2018 di Hall 1 OCBC Arena Singapura, Dela berhasil mengalahkan pesilat asal India pada babak penyisihan. Kemudian, ia berlanjut di perempat final dan Dela berhasil menaklukan pesilat asal Filipina. Pada babak semifinal, Dela menumbangkan pesilat asal tuan rumah Singapura yakni Siru Khadijah Binte Shahrem. Namun, pada babak final, Dela terhenti setelah dikalahkan Hoang Thi Loan pesilat asal Vietnam.

Dalam Kompetisi yang diikuti oleh 32 negara ini, Indonesia membawa 30 atlet dan lima pelatih. Salah satu atlet tersebut adalah Dela yang berhasil meraih medali perak. Dela mengatakan bahwa meraih prestasi kejuaraan dunia ini tidaklah mudah.

“Harus dengan progam latihan rutin yang dilakukan setiap hari dan ditambah dengan progam Minat Bakat Olahraga (MBO) Pencak Silat yang ada di POR FKIP UMS,” kata Dila, pada Jumat (28/12/2018).

Usai meraih medali perak dalam kejuaraan pencak silat dunia di Singapura. Dela tidak bisa langsung pulang ke kampusnya melainkan harus menjalani Pemusatan Latihan (Pelatnas) kembali di Jakarta. Pasalnya, ia masu dalam SK Kemenpora sebagai bagian Timnas Pencak Silat Indonesia dan baru bisa kembali ke Kampus UMS akhir Desember.

Sebelumnya, pada Oktober 2018 lalu, Dela juga meraih medali perak dalam kejuaraan Invitation 4th Championship 2018 yang di selenggarakan di India.

“Tentu jadi pengalaman yang berharga bagi saya. Ini adalah kali pertama saya mengikuti kejuaraan dunia. Walaupun, pelatih dari awal tidak menargetkan, tapi Alhamdulillah berhasil diperingkat ke-2 di Singapura,” ungkap Dela.

Dela menceritakan, sebelum mewakili Indonesia dalam kopetisi internasional ini, dia dipanggil untuk mengikuti seleksi. Kemudian setelah lolos seleksi dia langsung mengikuti training center di Jakarta Timur, dan pada 27 Oktober 2018 Dela mendapat panggilan dari PB IPSI untuk mengikuti kejuaraan dunia di Singapura.

Atas prestasi Dela dalam kejuaraan silat dunia UMS bangga dan sanggat mengapresiasi, seperti yang disampaikan oleh Kaprodi POR FKIP UMS, Nur Subekti.

“Ini merupakan raihan prestasi yang sangat luar biasa, meingat belum ada rekor sebelumnya mahasiswa UMS yang berhasil menjadi perwakilan Indonesia di ajang internasional. Bisa dikatakan Dela pemecah rekor itu,” katanya.

Nur Subekti berpesan, dengan adanya prestasi yang di raih Dila diharapkan menjadi pemicu mahasiswa lainnya.

“Jika seseorang memiliki kemampuan yang tinggi dan dukung skill yang baik, tidak ada kata tidak mungkin prestasi internasional dapat diraih,” ungkapnya. (Andi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *