Kamis, 13 Desember 2018
Home/ Berita/ PCPM Ngampilan dan PCPM Kraton Kembangkan Wisata Berbasis Potensi Lokal

PCPM Ngampilan dan PCPM Kraton Kembangkan Wisata Berbasis Potensi Lokal

MUHAMMADIYAH.ID, YOGYAKARTA – Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Ngampilan dan PCPM Kraton mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program kemitraan masyarakat dari Kementrian Riset Tekhnologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI.

Terpilihnya kedua pimpinan cabang tersebut bukan tanpa alasan, sebagai penggagas Ghifari Yuristiadhi Masyhari makhasi, Eska Nia Sarinastiti, dan Fatkurrohman yang merupakan Dosen Sekolah Vokasi Universitas Gajah Mada (UGM) memilih organisasi berbasis agama untuk mendesaun paket wisata sejarah berbasis potensi lokal.

“Program kami adalah mendampingi generasi muda di dua kecamatan tersebut dan memang kami ambil memang organisasi berbasis agama bagaimana mereka mendesain paket wisata sejarah berbasis potensi lokal mereka,” ujar Ghifari, saat diwawancarai redaksi Muhammadiyah.id, Jumat (9/10) bertempat di Kantor PP Muhammadiyah.

Ia melanjutkan bahwa proses pendampingan ini dilakukan dengan enam tahap pelatihan. “Prosesnya kami desain dengan enam tahap pelatihan, seperti mengenalkan potensi lokalnya, merencanakan meeting point hingga finish, kepemanduan, mengenalkan cross culture understanding, dan lain sebagainya,” paparnya.

Ia melanjutkan, sebagaimana diketahui di Ngampilan banyak sentra bakpia patuk yang kemudian kami dampingi PCPM Ngampilan untuk membuat paket wisata jelajah sejarah bakpia sekaligus bagaimana membuat bakpia di Ngampilan. 

“Sebelumnya orang datang ke Ngampilan hanya untuk membeli bakpia namun sekarang kami hadirkan paket wisata ini untuk menaikkan potensi lokal keberpihakan atas bakpia kecil yang didalam-dalam gang. Selama ini orang-orang hanya beli di toko-toko besar di pinggir jalan, sehingga kami ingin membuka jalan bagi sentra bakpia kecil. Harapannya sentra bakpia yang masih kecil ini akan lebih berdaya dan mengembangkan usahanya dengan hadirnya wisatawan-wisatawan yang kami bawa,” jelasnya.

Paket tersebut dibrandrol dengan harga 50 ribu per pax yang nantinya wisatawan akan mendapatkan fasilitas menikamati sejarah bakpia di Ngampilan, belajar membuat bakpia, dan pulangnya mendapatkan 1 box bakpia.

Sementara itu, untuk PCPM Kraton menyediakan paket jeron beteng biking tour.  “Selama ini wisata Kraton hanya mengunjungi Kraton dan Alun-alun Kidul tapi lebih dari itu Kraton memiliki beberapa kampung yang bisa dijadikan wisata. Sehingga kami fokus mengembangkan wisata lebih khusus wisata bersepeda didalam beteng. Paket ini harganya 75 ribu sudah include sepeda dan fasilitas guide,” jelasnya lagi.

“Ini upaya untuk memberdayakan generasi muda, kalau amal usaha yang didesain sendiri mungkin banyak tapi kalau kolektif itu belum banyak apalagi jika mampu mengasah potensi lokal,” imbuhnya.

Ia juga menyampaikan bahwa program ini berjalan dari bulan April hingga November tahun 2018.  “Saya berharap dari program ini mereka dapat memiliki amal usaha. Mereka juga harus memiliki kreatifitas yang terus bertumbuh, jika mereka terus berkreatifitas mereka bisa mengambangkan wisata yang lain,” tutupnya. (Syifa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *