Rabu, 19 September 2018
Home/ Berita/ Pendidikan Karakter untuk Cegah Virus Bullying

Pendidikan Karakter untuk Cegah Virus Bullying

MUHAMMADIYAH.OR.ID, KEBUMEN – Calon Siswa Baru SMK Muhammadiyah Kutowinangun mengikuti kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) Gelombang Pertama pada Selasa-Kamis/10-12 Juli 2018. Kegiatan tersebut diikuti oleh 514 peserta dari lima program keahlian meliputi 240 peserta Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, 74 Peserta Akutansi, Teknik Sepeda Motor dan Bisnis 90 peserta, Audio Video 78 peserta dan 32 peserta Teknik Ototronik.

Ketua MPLS SMK Muhammadiyah Kutowinangun Siti Ngaisah menuturkan, MPLS merupakan ikon utama untuk memperkenalkan lingkungan sekolah kepada siswa baru dan dalam upaya pembentukan pendidikan karakter.

“Tentunya dengan beragam materi menyenangkan, permainan yang mendidik, dan keteladanan kita tanamkan nilai-nilai karakter. Bersamaan dengan penanaman nilai-nilai karakter itu, dalam MPLS ini juga kita ingatkan mereka akan lingkungan SMK yang notebene baru bagi mereka baik fisik, psikologis, dan sosial, beserta kesiapan respon yang harus dimilikinya,” ungkapnya.

Kemudian Kepala SMK Muhammadiyah Kutowinangun Rocmat Aris Susyanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa akan terus menjaga mutu dan kualitas belajar mengajar di SMK Muhammadiyah Kutowinangun.

“Kita terus berupaya, termasuk saat masa pengenalan lingkungan sekolah di tahun ajaran baru kali ini diisi dengan kegiatan yang menanamkan pendidikan karakter kepada anak, bebas dari unsur pelocoan, persekusi dan bullying”, imbuhnya.

Sementara itu untuk menjaga tunas-tunas baru tetap berkembang ke arah yang produktif, Rocmat mengutarakan bahwa sekolah tidak saja mengajarkan tentang pengetahuan dan keterampilan, melainkan juga memperhatikan perkembangan watak maupun karakter anak melalui latihan kebiasaan, tata tertib, pendidikan agama dan budi pekerti.

“Kami berharap SMK Muhammadiyah Kutowinangun akan terus menjadi sekolah terdepan dengan tetap menjaga amanah masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan dengan sarana yang selalu update,” pungkasnya. (nisa)

Sumber: Ayis N Winata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *