Minggu, 24 Juni 2018
Home/ Berita/ Muhammadiyah Diharapkan Menjalankan Perkaderan dengan Interaksi Online dan Offline

Muhammadiyah Diharapkan Menjalankan Perkaderan dengan Interaksi Online dan Offline

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BANTUL – Perkaderan 4.0 sejatinya adalah respon terhadap hadirnya revolusi industri (4.0) yang membawa banyak perubahan di segala sektor kehidupan dengan berbagai konsekuensinya yang disebut dengan disruption era.

Menurut Wakil Ketua Majelis Pendidikan Kader (MPK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Munawwar Khalil mengatakan tidak bisa dihindari, industri 4.0 membawa disrupsi di bidang supply chain, model bisnis, dan proses bisnis.

Revolusi industri 4.0 ditandai dengan berkembangnya internet of/for things yang diikuti teknologi baru dalam data sains, kecerdasan buatan, robotik, cloud, cetak tiga dimensi, dan teknologi nano.

“Perkaderan Muhammadiyah 4.0 bisa dipahami sebagai pendekatan perkaderan yang mengkombinasikan interaksi online dan interaksi offline antara Muhammadiyah dan kadernya,” ujar Munawwar dalam kegiatan Pengajian Ramadhan PP  di Gedung AR B Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Sabtu (26/5).

Ia mengatakan di era digital ini interaksi online saja tidaklah cukup. Kenyatannya, justru disaat dunia online berkembang sentuhan offline menjadi titik diferensiasi yang kuat.

“Maka interaksi offline tetaplah menjadi ruang utama dalam perkaderan. Humanistic touch, inilai kuncinya perkaderan 4.0 karena perkaderan sejatinya bukanlah sekedar proses transfer of knowledge tetapi juga transfer of value,”jelasnya.

Terakhir, Munawwar kembali menegaskan bahwasannya perkaderan bukan sekedar ruang pengayaan kognisi tetapi yang lebih penting dari ituadalah peneguhan sikap keberagaman dan pengalamannya. (Syifa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *