Kamis, 20 September 2018
Home/ Berita/ Konsep Perkaderan Keluarga Harus Dimassifkan

Konsep Perkaderan Keluarga Harus Dimassifkan

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BANTUL  Keluarga adalah tiang umat dan bangsa karena perannya dalam menyalurkan nilai intensif pembentukan karakter keluarga. Melalui keluarga, perkaderan juga bisa dilakukan secara masif dan terstruktur. Sehingga, Muhammadiyah sebagai organisasi yang bersifat perkaderan, harus menaruh fokus pada perkaderan keluarga. 
 
Hal tersebut seperti disampaikan oleh Salmah Orbayinah, pengurus Majelis Pendidikan Kader PP Muhammadiyah. Salmah mengatakan, konsep perkaderan keluarga  harus dimasifkan, sehingga dapat terlaksana secara terstruktur dan rapi. 
 
Salmah mengutarakan, Muhammadiyah dan 'Aisyiyah harus optimis untuk menggiatkan dakwah dan perkaderan, sekalipun target dakwah saat ini adalah generasi milenial yang karakternya sangat berbeda dengan generasi sebelumnya. 
 
"Kita harus mementingkan kaderisasi karena hal tersebut merupakan ikatan yang dilakukan untuk menciptakan loyalitas yang unggul untuk Muhammadiyah, serta melahirkan generasi untuk pembentuk khairul ummah," ujarnya pada Jumat (25/5) dalam Pengajian Ramadhan 1439H PP Muhammadiyah.
 
Salmah melanjutkan, Muhammadiyah punya tanggung jawab untuk menciptakan pelopor lanjut persyarikatan. Maka hal tersebut bisa dilakukan melalui perkaderan di keluarga, AUM, AMM dan lingkungan pimpinan. Salmah menghimbau agar perkaderan keluarga di lingkungan Muhammadiyah perlu dioptimalkan. 
 
"Kita bisa mencontoh bagaimana Rasulullah melakukan dakwah dimulai dari orang terdekat, yakni keluarga. Jangan sampai kemajuan teknologi malah membuat kita kesusahan dalam memelihara kaderisasi dan menggaungkan dakwah," katanya. (nisa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *