Kamis, 20 September 2018
Home/ Berita/ Hadiri Pengajian Ramadhan PP Muhammadiyah, Menkominfo Ajak Tingkatkan Budaya Literasi

Hadiri Pengajian Ramadhan PP Muhammadiyah, Menkominfo Ajak Tingkatkan Budaya Literasi

MUHAMMADIYAH. OR. ID. BANTUL- Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan pengajian Ramadhan 1439 H dengan mengangkat tema Keadaban Digital: Dakwah Pencerahan Zaman Milenial pada tanggal 24 hingga 26 Mei 2018 bertempat di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
 
Turut hadir sebagai pemateri, Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) RI Rudiantara. Dalam kesempatan itu, Rudiantara menyampaikan bahwa, di tengah pesatnya perkembangan dunia digital dan media sosial, masyarakat harus cerdas dalam menerima dan menyebarkan pesan atau informasi.
 
Rudiantara juga menyebutkan bahwa saat ini masyarakat lebih cenderung berlomba-lomba membagikan informasi dan pesan di media sosial tanpa mengkonfirmasi atau tabayyun atas informasi yang diterima. 
 
Untuk itu, Rudiantara mengajak warga Muhammadiyah untuk meningkatkan budaya literasi. 
 
"Banyak konten negatif yang saat ini tersebar di media sosial, untuk itu dibutuhkan peran Muhammadiyah sebagai gudangnya ilmu agama islam untuk menandingi konten-konten negatif tersebut dengan konten positif dan mencerdaskan,"ucap Rudiantara pada Kamis (24/5).
 
Selain itu, Rudiantara juga berharap peran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) dan juga Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) untuk menumbuhkan budaya literasi di daerah-daerah. 
 
"Untuk menindak kejahatan di media sosial yang paling konkrit saat ini yaitu dengan peningkatan literasi, peran Muhammadiyah di daerah-daerah sangat dibutuhkan untuk meningkatkan budaya literasi ini," ucap Rudiantara. 
 
Selain itu,  dalam menghadapi industri revolusi 4.0, masyarakat jangan takut untuk sulit mendapatkan pekerjaan, namun sebaliknya, dalam memasuki industri revolusi 4.0 masyarakat harus mampu membuka peluang-peluang dunia kerja baru.
 
"Agar Indonesia mampu menghadapi revolusi industri 4.0, masyarakat harus mampu mengikuti perkembangan dan menguasai teknologi, teknologi harus menjadi budak kita, bukan kita yang menjadi budak teknologi," pungkas Rudiantara. (adam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *