Jum'at, 16 November 2018
Home/ Berita/ Perkembangan Dunia Digital Membawa Dunia pada Era Disrupsi

Perkembangan Dunia Digital Membawa Dunia pada Era Disrupsi

BANTUL, MUHAMMADIYAH.OR.ID ― Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir saat membuka pengajian Ramadhan 1439 H Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan bahwa, dalam relasi digital yang berkembang saat ini, empati dan faktor rasa mulai tergerus di dalam kehidupan bermasyarakat.
 
Kehadiran dunia digital, kata Haedar mengutip Fukuyama, telah membawa dunia pada era disrupsi.
 
 “Dengan adanya era digital saat ini mengakibatkan kejahatan digital, porak-poranda institusi keluarga, pudarnya ikatan pernikahan, adanya hubungan sosial yang rusak. Inilah yang disebut dengan era disrupsi,” katanya.
 
Haedar mengingatkan bahwa bukan media digital yang salah, tetapi manusia yang tidak bisa mengelola dan memanfaatkan teknologi informasi itulah sumber masalah yang sebenarnya. 
 
"Aspek penyiapan mental manusia inilah yang perlu dibenahi. Sehingga tidak tergantung dan terserap oleh teknologi. Tidak mencerabut budaya dan nilai-nilai keadaban," tegas Haedar pada Kamis (24/5) di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). 
 
Haedar menambahkan, akibat media digital juga di antaranya adalah luruhnya orientasi nilai, menghilangkan nalar rasa dan nalar spiritual. Alam pikiran tereduksi. Hubungan relasi paguyuban berganti menjadi hubungan yang lebih individualis.
 
"Dunia digital merupakan dunia maya. Realitas yang ada merupakan realitas bentukan, tetapi nyata. Orang menjadi terpolarisasi dalam afilisasi kelompok-kelompok. Inilah dunia simulacra,” pungkas Haedar. 
 
Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah, perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, perwakilan Pimpinan Wilayah Aisyiyah, perwakilan Majelis dan Lembaga, dan perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah. (dzar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *