Rabu, 17 Oktober 2018
Home/ Berita/ Mahasiswa UMM Buat Aplikasi Majas Berbasis Android

Mahasiswa UMM Buat Aplikasi Majas Berbasis Android

MALANG, MUHAMMADIYAH.OR.ID — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Malang (PBSI UMM) menciptakan sebuah aplikasi yang dapat membantu pelajar memahami jenis-jenis majas atau gaya bahasa. Majas biasanya menjadi salah satu materi di pelajaran Bahasa Indonesia siswa SD-SMA.

Berangkat dari sini Dini Anggita Sumantri dan Wulan Ria Anggraini menciptakan aplikasi majas berbasis android guna menunjang pembelajaran siswa. “Nama aplikasinya 1001 Majas. Tujuan aplikasi ini untuk membantu murid, terutama anak SD agar mereka mudah mengenali majas,” ujar Dini penggagas aplikasi itu.

Dini menambahkan, ide pembuatan aplikasi ini muncul dari fenomena akrabnya anak zaman sekarang dengan gadget atau android dibanding buku. Untuk mewujudkan inovasi aplikasi majas tersebut, Dini dan Wulan mengajak seorang mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik UMM bernama Shodiq Imam Purnomo ke dalam tim untuk mematangkan konsep.

Menyadari bahwa ketiganya belum begitu mahir membuat dan menyempurnakan isi dalam aplikasi, mereka pun berinisiatif mencari bantuan. Untuk pembuatan aplikasi, ketiganya menggandeng mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Farih Nazihullah sedangkan konsep isi aplikasi maupun komik mereka dibantu oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Faisal Hidayat.

Berkat kolaborasi apik ini, aplikasi yang direncanakan pun berhasil terwujud. Wulan mengurai, aplikasi yang digagasnya bersama tim memiliki tiga menu utama, yaitu materi, permainan, dan komik. Tiga menu utama tersebut sengaja mereka kemas ke dalam satu aplikasi guna membuat pengguna betah belajar majas.

Dalam menu permainan terdapat tiga pilihan yaitu, Sang Jagoan, Teka-Teki Silang, dan Jodoh Kata. Sedangkan dalam menu komik disediakan jenis lain yang tak kalah menarik.

 “Yang ini, majasnya di masukkan ke dalam cerita,” kata Dini mahasiswa asal Sangatta Kalimantan Timur ini.

Saat ini, tim tersebut kini sedang menyiapkan 20 cerita untuk dimasukkan dalam aplikasi komiknya. Komik yang sudah terangkai nantinya akan disusun dalam aplikasi.

"Aplikasi ini kami ajukan dalam PKM 2018 Bidang Karsa Cipta. Kami juga mengusahakan aplikasi ini bisa di download di play store dan app store segera," kata Wulan.(Humas UMM) (dzar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *